12/15/2014
12/05/2014
KETAHUILAH KAWAN ...!!!
Ada yang menarik dalam sebuah photo yg dimuat di FB beberapa hari yang
lalu, didepan gerbang sekolah agama tertulis spanduk yg buka aurat hanya
Non muslim, Orang Gila dan Anak2. Mungkin anda termasuk diantara salah
satu jika belum menutup aurat. Sebenarnya semua umat islam itu kalau
sudah baligh dibebani hukum, yg tidak diantaranya kategori yg diatas,
Orang Gila, Orang Mimpi, Anak-Anak dan Non Muslim
Jika Kematian itu pemutus NIKMAT, Kenapa masih saja kita terlena akan
hal-hal yg tak menjadi bekal, Sebaik2 Bekal adalah Dalam keadaan Taat
pada اَللهَ سًبْحَانَ و تَعَا لَى
Apakah cukup dengan menyalahkan guru Agama saja saat ini akan selesai
kekerasan yang terjadi di SD bukit tinggi, Sungguh ini scene-scene (baca
sin) dari buah sistem demokrasi, karena kurikulum dan sanksi serta
bentuk kebijakan pemerintah dalam mencekal film dan tayangan di media
tidak ada, kontrol pemerintah dalam kebijakan yang tidak jalan, hanya
dengan sistem khilafahlah keamanan terjamin dan kekerasan diminimalisir,
sebab kurikulkum, sanksi dan kebijakan saling mendukung
Saya
Mengira Fhotonya Bagus Kwalitasnya saat di apload ternyata tidak, maka
perlu saya terangkan, seorang Anak SD namanya Habibi yg dikasih nilai
20, Lantaran Gurunya menyalahkan Muridnya 4+4+4+4+4+4 = 4x6 = 24 ,
sedangkan yang benar menurut gurunya 6x4=
24, PR Anak tsb ada sepuluh yang mirip seperti yg saya contohkan, Lalu
di protes sama kakaknya yang kalimatnya berbunyi " Bu Guru yg terhormat
mohon maaf sekeluarga, saya kakak Habibi yang mengajarnya mengerjakan
PR, Bukankah jawaban Habibi Benar semua? Apakah karena Letaknya yang
terbalik sehingga jawabannya semua anda salahkan? menurut saya masalah
peletakan bukan menjadi masalah bu, misal 4 x 6 = 6 x4 yg hasilnya 24,
Terima kasih bu, mohon perhatiannya
Diposting oleh
FIRDAUS BIN MUSA
di
10.10
0
komentar
KEKUATAN HTI APA YA?
Oleh : Firdaus Bin Musa
Apa kira2 yang membuat Umat islam yg ngaji di Hizbuttahrir, Jadi Begini?
1. Malam ngaji dan pergi rapat minimal sekali seminggu yang terkadang
berbenturan dengan jadwal cari nafkah dan tidur malam, namun lebih
memilih ngaji.
2. Rela Longmarch ( Masyirah ) sambil bawa spanduk, berangkatnya pakai motor kadang2 naik angkot yang tentunya butuh biaya, yg itu semua tidak sekali dua kali, dananya dikumpul secara sukarela, padahal ekonomi corat marit. Apa yang mendorongnya, Apa yg menyebabkannya? Kenapa? Kok bisa.
3. Terkadang dihina dan direndahkan di dalam lokal dan di komuniktas lain dengan ucapan " Bagaimana sudah tegak / ada khilafahnya, dg ledekan itupun ia bersabar, Bahkan lebih merdunya lagi ada ungkapan “ Mendingin buat negara khilafah di hutan sana, sekalian ajak tarzan dan teman2nya” apa yg membuat mereka bersabar, apa yang membuat mereka tetap tidak berhenti dalam gerakan dakwah ini.
4. Apa yang membuat fikiran Tetap setuju dan mendukung hizbuttahrir walau sudah tidak lagi dalam barisan Hizib, rasanya menyesal tidak lagi dalam barisan jamaah dakwah.
5. Apa yang membuat beberapa orang kader Hizbuttahrir membuat gebrakan tersendiri demi menyebarkan opini syaria’ah khilafah, seperti membuat buletin, Blog, Situs Website, Membuat karikatur, membuat tulisan, meliput kegiatan berupa Audio dan Video tanpa berfikir apa yang saya dapatkan (materi).
6. Apa yang membuat mereka rela naik pesawat dan kendaraan darat berjam-jam dengan tidak mengukur waktunya apa yang ia dapat, terkadang makan minumpun lupa kecuali jika istri menelpon dan mengingatkan.
7. Apa yang membuat mereka tetap berprinsip “ tiada kemulian tanpa islam, tiada islam tanpa penerapan syari’at islam, tiada penerapan syari’at islam tanpa penerapan syariat khilafah
8. Apa yang menumbuhkan difikiran mereka kenapa hal yg dianggap utopis bagi kebanyakan orang namun oleh mereka itu adalah suatu keniscayaan, dengan suatu keyakinan yang penting ikut berproses oleh siapa dan kapanpun yang dicita2kan itu terwujud yang jelas di sisi Allah ia telah membuktikan ikut dalam barisan dakwah yang besar ini.
9. apa yang membuat mereka bersikukuh dengan perjuangannya padahal setiap tutur dan tulisannya ada orang yang melecehkan, merendahkan, menteror dan mengatakan radikal.
10. Apa yang membuat setiap postingan facebooknya selalu bahan dakwah, tidak status alay dan lebay yang pastinya mempunyai ciri khas berbeda dengan remaja lainnya.
11. Apa yang membuat mereka rela keluar dari dunia kerja yang yang terindikasi ada terkait dengan kebijakan sistem demokrasi, Apa dan apa ? kenapa dan kenapa? Kok bisa?
2. Rela Longmarch ( Masyirah ) sambil bawa spanduk, berangkatnya pakai motor kadang2 naik angkot yang tentunya butuh biaya, yg itu semua tidak sekali dua kali, dananya dikumpul secara sukarela, padahal ekonomi corat marit. Apa yang mendorongnya, Apa yg menyebabkannya? Kenapa? Kok bisa.
3. Terkadang dihina dan direndahkan di dalam lokal dan di komuniktas lain dengan ucapan " Bagaimana sudah tegak / ada khilafahnya, dg ledekan itupun ia bersabar, Bahkan lebih merdunya lagi ada ungkapan “ Mendingin buat negara khilafah di hutan sana, sekalian ajak tarzan dan teman2nya” apa yg membuat mereka bersabar, apa yang membuat mereka tetap tidak berhenti dalam gerakan dakwah ini.
4. Apa yang membuat fikiran Tetap setuju dan mendukung hizbuttahrir walau sudah tidak lagi dalam barisan Hizib, rasanya menyesal tidak lagi dalam barisan jamaah dakwah.
5. Apa yang membuat beberapa orang kader Hizbuttahrir membuat gebrakan tersendiri demi menyebarkan opini syaria’ah khilafah, seperti membuat buletin, Blog, Situs Website, Membuat karikatur, membuat tulisan, meliput kegiatan berupa Audio dan Video tanpa berfikir apa yang saya dapatkan (materi).
6. Apa yang membuat mereka rela naik pesawat dan kendaraan darat berjam-jam dengan tidak mengukur waktunya apa yang ia dapat, terkadang makan minumpun lupa kecuali jika istri menelpon dan mengingatkan.
7. Apa yang membuat mereka tetap berprinsip “ tiada kemulian tanpa islam, tiada islam tanpa penerapan syari’at islam, tiada penerapan syari’at islam tanpa penerapan syariat khilafah
8. Apa yang menumbuhkan difikiran mereka kenapa hal yg dianggap utopis bagi kebanyakan orang namun oleh mereka itu adalah suatu keniscayaan, dengan suatu keyakinan yang penting ikut berproses oleh siapa dan kapanpun yang dicita2kan itu terwujud yang jelas di sisi Allah ia telah membuktikan ikut dalam barisan dakwah yang besar ini.
9. apa yang membuat mereka bersikukuh dengan perjuangannya padahal setiap tutur dan tulisannya ada orang yang melecehkan, merendahkan, menteror dan mengatakan radikal.
10. Apa yang membuat setiap postingan facebooknya selalu bahan dakwah, tidak status alay dan lebay yang pastinya mempunyai ciri khas berbeda dengan remaja lainnya.
11. Apa yang membuat mereka rela keluar dari dunia kerja yang yang terindikasi ada terkait dengan kebijakan sistem demokrasi, Apa dan apa ? kenapa dan kenapa? Kok bisa?
Diposting oleh
FIRDAUS BIN MUSA
di
10.00
0
komentar
KAPITALISME YANG KUTAHU
Oleh Firdaus Bin Musa
Dalam sistem Kapitalis diharap negara berlepas tangan dalam kebutuhan
dasar, biar mereka bebas mengendalikan bisnis yg menjanjikan.
Dalam sistem demokrasi tidak akan shah jadi kapitalisme ulung kalau
tidak diciptakan kemiskinan dan kesenjangan sehingga dengan demikian
mengalir terus produksi dengan jumlah yang besar, sama halnya sengaja
diciptakan virus lalu disebarkan agar laku terjual vaksinnya, sama
halnya IMF Mau ngasih hutang kenegeri2 berkembang asal
ditambah bunga (Riba) sekalian dimudahkan negara yg memiliki saham di
IMF untuk berinvestasi, Klo tidak maka IMF Nggak mau ngutangin, sama
halnya saat rakyat dipaksa membayar uang asuransi (BPJS ) agar negara
berlepas tangan dalam menunaikan kewajibannya untuk melayani rakyat
dibidang kesehatan, jika negara sudah berlepas tangan otomatis pihak
swasta akan berladang bisnis di bidang kesehatan dengan menjual obat yg
mahal dan menjual jasa pengobatan, yg tentunya rakyat akan menjerit akan
biayanya, cara yg paling ampuh adalah dengan di paksanya rakyat
memenuhi persyaratan ini dan itu jika masih mau dianggap warga negara
shah, jika tidak mau di denda atau dimasukkan dalam penjara, semuanya
uang dan demi uang, uang rakyat dikuras tapi kebutuhan rakyat musti
tanggung sendiri inilah negara aneh dalam sistem demorasi
PERTANYAAN SAYA PADAMU KAWAN, APA KEWAJIBAN NEGARA YG KAWAN TAHU? KENAPA
HARI INI NEGARA HANYA SEBAGAI WASIT, SAAT RAKYAT TIDAK MEMBERONTAK
NEGARA MEMBIARKAN RAKYAT MENGURUS DIRI MASING2, NAMUN SETELAH MEREKA
MERONGRONG DAN BERAKSI BARULAH PEMERINTAH TURUN TANGAN SEOLAH BAGAI
PAHLAWAN PENOLONG, PADAHAL KEKESALAN MEREKA KARENA ULAH PERAN NEGARA YG
TIADA ARTI, KECUALI HANYA PADA SEONGGOK MANUSIA (YG MAU TUNDUK PADA
TITAH TUANNYA )
Presiden Jokowi dan beberapa orang yg masih percaya dg demokrasi
ditengah masyarakat pluralistik mungkin mengira masyarakat yang ikut HTI
Untuk menolak kenaikan BBM hanya masyarakat yg tidak mengerti peran
pemerintah, bahasa sesuka penulis "Kamu diluar apa yg anda tahu tentang
keadaan kami yg ada didalam" tentu akan berbeda pandangan dengan yg
didalam sistem pemerintahan, Ketahuilah bahwa sesungguhnya keberadaan
HTI ditengah masyarakat hanya untuk mencerdaskan dan mengoyak sistem
rusak yg sudah tidak layak lagi diyakini sebagai sistem aturan politik
indonesia dengan mencerahkan masyarakat yakni dengan menggantinya dengan
syariah islam, dibawah naungan daulah khilafah
Diposting oleh
FIRDAUS BIN MUSA
di
09.59
0
komentar
Jangan Hanya Sekedar Emosi
Oleh : Firdaus Bin Musa
Semua ini karena terlalu berat beban dosaku pikul !
Sehingga jiwa terasa gersang akan iman yg produktif
Sehingga jiwa terasa gersang akan iman yg produktif
Saya
tersenyum saja mendengar, saat ada ocehan lucu secara spontan keluar
dari mulut anak kecil yg sedang wudhu' beberapa hari yang lalu, Pada
saat itu air wudhu'nya mati, kalaupun ada cuma netes2, saat itu ada dua
orang anak kecil wudhu salah satu diantara mereka berucap " Ini
gara-gara jokowi mah, Aie ndak ado " kebetulan ada pula bapak yg
mendengar ucapan tsb, ternyata iapun mengulang ucapan tsb sambil
senyum2, ini gara2 jokowi yo...he...he...Memang tidak mudah Menklik /
mengatakan "Suka" Sebab Setiap Mengklik / mengatakannya Anda siap
menanggung beban dosa dan menanggung resikonya
Rakyat jakarta memilih
gubernur karena jokowinya ucap Narasumber saat dialog di tv one (01
/12/2014 ), walaupun berpasangan dengan monyet akan dipilih, ini jawaban
atau ngigau untuk meluapkan emosi setelah kekeliruan yg dilakukan
sebelumnya, kenapa tidak memilih saja sebelumnya dan katakan bahwa dalam
islam pemimpin itu tidak boleh non mulim, karena yg akan diterapkannnya
ajaran islam dan perintah Allah, tapi kalau sekarang yg diterapkan
demokrasi sekuler tentu dalam pandangan mereka wajar2 saja non muslim
jadi pemimpin dalam hal ini gubernur dan lebih berbahaya lagi muslim
tapi isi kepalanya sekuler, yang diterapkannya sistem yg mengarahkan
pada kesekuleren.
Diposting oleh
FIRDAUS BIN MUSA
di
09.56
0
komentar
Langganan:
Postingan (Atom)



