11/19/2010

bahan teks nyanyi qasidah firdaus bin musa

Orang tua asuh


Dengan hartamu kau santuni aku
Dengan hartamu kau didik diriku
Budi dan jasamu, sungguh mulia
Walau kau bukan ayah ibu kandungku

Dengan apa aku harus membalasmu
Kau sayangi aku
Bagai anak kandungmu
Aku bersyukur kepada allah
Dan aku berdo’a untukmu ayah bunda…
Karena budimu aku hidup bahagia
karena jasamu aku dapat menuntut ilmu




Pintu Syurga



siapa ingin kesyurga
pintu selalu terbuka
tak mudah dimiliki
carilah pintu syurga
dengan amal sendiri

hindarkanlah semua perbuatan yang keji
hindarkanlah semua perbuatan yang mungkar
amalkanlah al-qur’an
jadikanlah pedoman
biarlah orang benci
asalkan tuhan sayang
buanglah rasa dendam
timbulkan kasih sayang


Muhammad al-amien


ketika Muhammad lahir kedunia
dia seorang yatim keadaannya

meskipun begitu
budi pekerti mulia
lurus dan jujur
dan berakhlak tinggi
sehingga dipanggil Muhammad al-amien

dia tak mau turut menyembah berhala
bersama pemuda, pemuda disana
karena dia takut pada allah
tiada tuhan hanya selain allah
yang wajib disembah hanyalah allah 2 x
yang menciptakan seluruh alam dan seisinya



titian hidup


sadarkah nada inikan kemana
dilahirkan kedunia untuk apa
untuk syurga atau untuk nerka
silahkan pilih mana anda suka

sadarkah dirimu wahai insan
hidup ini hanya bagai titian
antara hidup yang kita jalani
dengan alam yang sedang kita nanti

dari dahulu hingga sekarang
kaum wanita senang berdandan
berhias diri berbusana rapi
berseriseri sepanajang hari
berhias tak dilarang
itupun kebutuhan
asal jangan berlomba mencari perhatian

bermacam-macam alat kecantikan
model busanapun ikut berperan
seiring dengan langkah kemajuan
asalkan jangan merangsang dan jangan belebihan
karena itu dilarang itu yang diharamkan


bismillah


bismillah tawakallana bilna
bismillah takhassalna
bismillah waajna ilallah
bismillah, bismila, bismillah

bismilla ya rahman ya rahim
bismillah ya zaljala liwal ikram
bismillah tawasuri idralallah
bismilah, bismillah

bismillah ya tawab ‘alaina
bismillah ya rahim ya irhamna
bismillah fawatna ilallah
bismillah, bismillah, bismillah


nabi muhammad mataharinya dunia


dilangit ada matahari bersinar menerangi bumi
cahayanya yang tajam, menembus kegelapan
dibumi ada para nabi utusan rabbul izzti memmabwa kebenaran
mencegah kezhaliman petunujk jalan keselamatan

nabi Muhammad
nabinya akhiru zaman
rahmat bagi umat di seluruh alam
nabi mataharininya dunia
yanga bersinarabadi sepanjang
nabi Muhammad bagaii purnama
ditengah malam gelap gulita
nabi Muhammad bagai pelita cahayanya diatas cahaya
wahai kaum muslimin muslimat sampaikan selawat salam



usaha dan doa


dari langit hujan kebumi tuhan telah bagikan rezki
manusia harus berusahan untuk bekal hidupnya
berimanlah dan bertakwalah kehadirat allah yang esa

bekerjalah untuk duniamu
seakan engkau hidup selamamnya
beramallah untuk akhiratmu
seakan esok hari kau tlah tiada
berusaha sambil berdo’a itu yang harus kau lakukan
jangan berdiam diri mengharap rezki datang sendiri

baca (wa’mallidunnyaka, ta’isul ghada, )

bekerjalah untuk duniamu
seakan engkau hidup selamamnya
beramallah untuk akhiratmu
seakan esok hari kau tlah tiada
berusaha sambil berdo’a itu yang harus kau lakukan
jangan berdiam diri mengharap rezki datang sendiri


kembali kesurau


kembali kesurau, kembalilah kesurau
belajar al-qur’an, adat istiadat, qasidah rabbana
kembalilah, kembalilah, kembalilah…
kalau anda ingin tahu cerita dulu
diminang kabau, berawal cerita itu
disuraulah kita bersatu
belajar mengaji dibawah bimbingan guru
ciptakanlah generasi al-qur’an, ciptakanlah insane beriman
dari itu ingatlah, ingatlah pesan nabi

ya lii utlubul ilma minalmahdi
ilallahdi
tuntutlah ilmu dari buayan
hingga ahir nanti

kemblai kesurau, kembalilah kesurau
belajar al-qur’an, adat istiadat, qasidah rabbana
kembalilah, kembalilah, kembalilah…
belajar bersama, makanpun bersama
mengaji bersama
belajar bersama, makanpun bersama
sholatpun bersama


madah terakhir


jika terdengar suara azan
bergema sayup menjelang
dalam irama ku kirim pesan
sebagai tanda aku dah pergi

jangan ditanya sebab karena
mengapa aku pergi menghinadar
dari kan dekat tapi merana
elokku jauh tinggal mendengar
biarlah daku pergi dahulu
tidak tertahan lagi derita
semoga yang tinggal senyum selalu
yang pergi hilang lenyap derita

bila kelak daku terkenang
kutatap bintang dimalam kenang
bila tak sanggup daku berenangkan
kurelakan diri hanyut tenggelam


pilihan terkhir


walau diri resah gelisah
dan air mata titik berdiri
tibalah kini, masa berpisah disimpang jalan kita bercerai

tinggalah kuntum
ditengah laman
tinggallah padi sedang berbuah
hantarkan daku dengan senyuman
membawa hati tumpuan tuan

andaikan hujan menyentuh hari
namun daku tetap melangkah
karena bisikan suara, sukarlah ia dapat dibantah

jangan sesali langkah kakiku
usah ditanya sebab karena
apalah arti bahagia bagiku
bila hatiku tetap merana

andai kilat sabung menyabung
badai bertiup menghempas buas
kurela diri hanyut terapung
namun hatiku terasa puas



tanda kiamat

dunia semakin tua, semakin dekat hari yang dijanjikan allah ta’ala
itulah hari kiamat, hari pembalasan semua
amal manusia didunia, tanda-tanda makin nampak
makin hari makin jelas, yang salah menjadi benar
salah katanya biasanya

budi pekerti yang luhur, tidak lagi dianggap mulia
pendidikan agamapun banyak yang tidak suka
laki-laki dan wanita, sukar untuk dibedakan
laki-laki dan wanita bergaul semakin bebas 2x

batas-batas susila sudah dilupakannya
asal suka sama suka, asal senang sama senang
begitulah kiranya, dunia akhir zaman
budi pekerti yang luhur, tidak lagi dianggap mulia
pendidikan agamapun banyak yang tidak suka

2 komentar:

Abdul Ghoni mengatakan...

lagu mp3 nya orang tua asuh mana?

Vebria Roza mengatakan...

Terimakasih banyak :-)