OLEH FIRDAUS BIN MUSA
Sederhana
itulah kata yang sering kita dengar bila memuji orang yang hidup apa adanya,
dan kata itu pantas kita sematkan pada salah seorang frof. Madyia.Dr.
sabiruddin, M.a yang tinggal di Aia pacah, kesederhanaan yang beliau praktekkan
adalah didikan dari orang tua yang juga hidup sederhana, bagi orang yang
tinggal didaerah tempat kelahiran beliau, mulanya tidak menyangka akan bisa
menggondol gelar, apalgai gelar professor seperti yang baru beliau peroleh dari
negeri jiran Malaysia (2011), mungkin pembaca juga ada yang kehidupannya tidak jauh berbeda dengan
beliau pernah juga dapat celaan, dimana orang yang dikampung halaman tidak
begitu mendukung akan kuliah yang pembaca jalani, bahkan mereka berani
berbicara sudah miskin tidak tahu diuntung, ingin kuliah pula tinggi-tinggi, disatu
sisi memang terkadang betul apa yang dikatakan mereka kebanyakan kita hanya
kuliah hura-hura, namun tidak bagi bapak yang sudah berkeluarga ini, kalau
ingin kuliah itu harus fokus, serius, sungguh-sungguh dan sesuai dengan minat, serta
punya perencanaan yang matang untuk kedepannya.
Pak sabir
itulah panggilan keseharian beliau, ramah, dan murah senyum pakaian selalu rapi,
setiap masuk lokal selalu memberikan motivasi terhadap mahasiswanya, beragam
tingkah mahasiswa yang didalam lokal selalu beliau sambut dengan tanggapan yang
menyentuh bagi yang orang bisa menangkapnya dengan bahasa komunikatif
(Verbal,dan Bijak).
Mungkin bagi
yang sekali dua kali bertemu dengan beliau tidak akan menyangka beliau ini
telah punya gelar Frofesor, sebab kesederhanaan dan kerendahan hati beliau itulah
yang memancarkan ketidakyakinan orang yang berada disekelilingnya bahwa beliau
adalah seorang Profesor.
0 komentar:
Posting Komentar