3/23/2012
Apa itu syirik
Karena
itu, barangsiapa menyembah selain Allah berarti ia meletakkan ibadah tidak pada
tempatnya dan memberikannya kepada yang tidak berhak, dan itu merupakan
kezhaliman yang paling besar.
. Syirik
Besar Syirik besar bisa mengeluarkan pelakunya dari agama Islam
dan menjadikannya kekal di dalam Neraka, jika ia meninggal dunia dan belum
bertaubat daripadanya.Syirik besar adalah memalingkan sesuatu bentuk ibadah
kepada selain Allah, seperti berdo'a kepada selain Allah atau mendekatkan diri
kepadanya dengan penyembelihan kurban atau nadzar untuk selain Allah, baik
untuk kuburan, jin atau syaitan, atau mengharap sesuatu selain Allah, yang
tidak kuasa memberikan manfaat maupun mudharat.
Syirik
Besar Itu Ada Empat Macam.
[a].
Syirik Do'a, yaitu di samping dia berdo'a kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala, ia
juga berdo'a kepada selainNya. [3]
[b].
Syirik Niat, Keinginan dan Tujuan, yaitu ia menunjukkan suatu ibadah untuk
selain Allah Subhanahu wa Ta'ala [4]
[c].
Syirik Ketaatan, yaitu mentaati kepada selain Allah dalam hal maksiyat kepada
Allah [5]
[d].
Syirik Mahabbah (Kecintaan), yaitu menyamakan selain Allah dengan Allah dalam
hal kecintaan. [6]
2. Syirik Kecil.
Syirik kecil tidak menjadikan pelakunya keluar dari agama Islam, tetapi ia
mengurangi tauhid dan merupakan wasilah (perantara) kepada syirik besar.
Syirik
Kecil Ada Dua Macam.
[a].
Syirik Zhahir (Nyata), yaitu syirik kecil yang dalam bentuk ucapan dan
perbuatan. Dalam bentuk ucapan misalnya, bersumpah dengan nama selain Allah.
Rasulullah
Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.
"Artinya :
Barangsiapa bersumpah dengan nama selain Allah, maka ia telah berbuat kufur
atau syirik"[7]
[b]. Syirik Khafi (Tersembunyi),
yaitu syirik dalam hal keinginan dan niat, seperti riya' (ingin dipuji orang)
dan sum'ah (ingin didengar orang) dan lainnya.
SYIRIK AKBAR (BESAR)
Syirik
akbar akan menghapuskan pahala amal dan akan me-ngekalkan pelakunya di dalam
Neraka. Seperti yang difirmankan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala:
“Dan
kalau mereka melakukan syirik (menyekutukan Allah dengan sesuatu), pasti akan
gugur dari mereka (pahala) apa yang mereka lakukan.” (An-An’am: 88).
Allah
Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
“Tidaklah
pantas orang-orang musyrik itu memakmurkan masjid-masjid Allah, sedang mereka
mengakui bahwa mereka sendiri kafir. Itulah orang-orang yang sia-sia
pekerjaannya, dan mereka kekal di dalam Neraka.” (At-Taubah: 17).
Yang
termasuk syirik akbar, di antaranya adalah berdo’a (meminta) kepada orang mati
dan patung (berhala), mohon perlindungan kepada mereka, juga bernadzar dan
berkorban (menyembelih binatang) untuk mereka dan lain sebagainya.
SYIRIK
ASHGHAR (KECIL)
Syirik
kecil ialah beberapa tindakan yang sudah jelas disebut-kan dalam nash-nash
Al-Qur’an dan Sunnah sebagai syirik, tetapi tidak termasuk jenis syirik besar.
Contohnya adalah riya’ (ingin dilihat orang) dalam beramal, bersumpah tidak
dengan nama Allah dan mengatakan “ ” (Sesuatu yang dikehen-daki oleh
Allah dan dikehendaki oleh fulan) dan lain sebagainya.
Syirik
kecil ini tidak menyebabkan seseorang keluar dari Islam serta tidak memastikan
kekalnya seseorang di dalam Neraka, tetapi menghilangkan kesempurnaan tauhid
yang semestinya.
Syirik
KHOFI (Samar)
Bisa
juga syirik itu dibagi menjadi dua bagian saja. Syirik besar dan syirik kecil.
Adapun syirik khofi, bisa masuk dalam dua jenis syirik tadi. Bisa terjadi pada
syirik besar, seperti syiriknya orang-orang munafik. Karena mereka itu menyembunyikan
keyakinan sesat mereka dan berpura-pura masuk Islam dengan dasar riya’ dan
khawatir akan keselamatan diri mereka.
Diposting oleh
FIRDAUS BIN MUSA
di
22.28
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar