9/09/2013
CATATAN FACEBOOKKU BAGIAN IX
6 Juni 2011 pukul 14:36
Sungguh
kronis penyakit yang ada dilingkungan sekolah, dimana saat saya
menyaksikan dialog di TV ONE 04/06/2011 jam 07.30 narasumber
mengungkapkan fakta bahwa ada pihak sekolah memaksa muridnya untuk
mencontekkan temannya saat ujian (tentu siswa yang terpandai yang
dipaksa), dalam rangka memperoleh lulusan 100 % disekolah tersebut,
kalau memang ini fakta ini secara pribadi saya prihatin, dan alangkah
baiknya jangan lagi diadakan ujian akhir nasional namun masukkkan saya,
cukup punya standar keahlian yang musti dicapai selama dalam bangku
pendidikan di buat, kalau sudah ahli disatu bidang, bukankah lumayan
itu, dan ada lagi cerita yang saya dapatkan bahwa adanya less yang
bertebaran ini adalh semacam proyek yang sengaja diciptakan, lantaran
pihak guru tidak memperoleh gaji yang memadai, caranya dengan mewajibkan
murid2 less, terlepas dari itu masih ada juga guru yang mewajibkan
membeli buku lks melalui guru lagi2 proyek, jika benar adanya segera
diberikan sanksi
12 Mei 2011 pukul 11:27
Mesjid Al-jami'ah IAIN imam bonjol jadi saksi bisu ketidak adilan dalam
menyemarakkannya, entah salah siapa sehingga acara untuk tabligh akbar
dengan Harry Mukhty jadi dialihkan lantaran pihak tertentu tidak
memberikan izin dalam acara tersebut, padahal ini dalam rangka pencerahan
mahasiswa terhadap pandangan mereka pada Islam (khusus bagi mahasiswa
yang sekuler, dan phobia dengan syari'at islam)
8 April 2011 pukul 15:07
2
cara untuk mematahkan argumen kita ketika ujian proposal skripsi yang
saya rasakan, pertama penguji akan mengatakan tidak mengerti dan tahu
saya maksud dari judul proposal kita, kedua penguji akan menncari celah
untuk membuat kita patah semangat, jika anda alami anda harus punya
modal dari awal yakni mengulang2 banyak proposal sebelum tampil, dan
sering malihat skripsi senior, serta kembali gali bahan yang terkait
dengan persoalan yang kita bahas, dan jangan lupa berdoanya
Diposting oleh
FIRDAUS BIN MUSA
di
14.22
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar