9/09/2013
CATATAN FACEBOOKKU BAGIAN IV
30 Juni 2011 pukul 15:15
Kekhawatiran
saya pada generasi perempuan yang tertipu gemerlap dunia glamour,
diantaranya ialah seperti yang diungkapkan oleh salah seorang artis
(pria) yang dalam hal ini tidak akan saya sebutkan namanya, dimana salah
seorang fansnya (perempuan) demi kekagumannya pada sang artis ia rela
diajak berhubungan layaknya suami istri, na'u dzubillahi mindzaalik,
mungkin diantara saudariku juga ada yang terlintas dalam fikirannya,
maka jauhilah hal yang demikian selagi belum menjadi korban
30 Juni 2011 pukul 14:44
terkadang
aku berfikir untuk mengukur sesuatu yang tak mungkin di ukur oleh
manusia sebelumnya, namun sejenak aku merenung bukanlah bidangku untuk
ukur mengukur, apalagi yang tak mungkin di ukur, lalu ku alihkan
perhatianku pada angin, kenapa aku merasakan ada yang menghembus pada
kulitku, mukaku, padahal ia tak tampak, namun hanya bisa kurasakan akan
keberadaannya, lalu akupun merenung, mungkin ini jugalah penguat imanku
akan percaya pada yang ghaib, mesti allah swt tidak kulihat tapi
yakinilah keberadaannya cukup dengan melihat ciptaannya, wahai saudara/i
inilah diantaar gundah kita terhadap akan kehidupan, dimana kita
melakukan sesuatu yang belum ada ilmunya sama kita akhirnya kita dalam
kebingungan, padahal jika ditanya sama ahlinya tentulah kita akan
merasakan betapa tenangnya hati, jadi mari kita sama2 menggali ilmu, dan
mendalami ilmu biar tidak sesat dan menyesatkan orang lain, dan jangan
pula merasa sudah mampu dalam segala hal
25 Juni 2011 pukul 21:06
air
laut yang kelihatan biru menjadi i'tibar hendaknya bagi kita, padahal
ia tidaklah berwarna sedikitpun, hanyalah pantulan langit yang
menyelinap disana, tapi kita menyangka laut yang biru, begitu juga kita
memandang dunia, jangan mengagungkan dunia sampai akhiratpun terabaikan
dengan meninggalkan tuhan disaat kita harusnya lebih banyak mengenalnya,
sebab dunia inilah tempat dan kesempatan membekali diri, dan kenali
allah dengan mengenal syari'atnya
25 Juni 2011 pukul 16:50
Akan
aku balut kerisauan dengan senyum kedustaan, sehingga orang terkagum
dengan aku, bahwa aku adalah orang yang sabar dan pantang menyerah serta
hidup bahagia terus, pastinya kata tersebut diatas sering ditulis para
facebooker yang kata2nya berbeda dengan kehidupan nyatanya, meskipun
berusaha menutupinya ia akan mudah dibaca lewat bahasa tubuh masalahnya
hati nurani akan menimbulkan pesan lewat raut muka,harapn orang orang
terkagum dengan tak kan ada lagi, dimana pesan yang diharap seperti kita
adalah orang yang sabar dan pantang menyerah serta hidup bahagia terus
Diposting oleh
FIRDAUS BIN MUSA
di
14.04
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar