10/02/2016
" Hanya sedikit Orang yang mengerti Tulisan ini "
Oleh : Firdaus Bin Musa
Sya ingat betul ucapan ini, Jangan kita merasa Aman walau sudah dalam
barisan dakwah, bahkan ada yang ia menjadi pembuka tersebarnya dakwah
islam didaerahnya, namun kemudian hari ia melangkah dan berjalan tapi
jalan yang ia tempuh menyimpang dari standar Syariat Islam (Al-Qur'an
dan Hadist ) lantaran menyangka ia sudah dianggap baik dan terbaik, akan
tetapi maaf " sungguh tiada artinya suksesnya kita dimasa
lalu dijalan dakwah, jika kemudian hari menjadi orang yang merendahkan
derjat kita, maka tidak ada yang pantas buat dia, selain ia musti
istirahat dalam barisan, Ucapan ini dimulai dengan seringnya kita
mendengar " Innaa Lillahi wa innaa ilaihi Raa ji'uun, Dan sungguh orang
yang meninggal disaat ia masih dalam barisan pejuang syari;ah, ia telah
berhasil dan sukses, karena ia berjuang hingga ujung umurnya, namun
tidak bagi kita yang masih hidup kewajiban itu masih dipundak kita,
karena itu hati-hatilah jangan sampai kita menjadi orang yang menyesal
kelak, maksiat apapun jauhi (tidak menjalankan aktivitas rutin kita
itupun juga maksiat), setiap maksiat akan membuat hitam dihati kita,
setiap kita yang tidak berjalan direl yang sudah tetapkan (Berjalan
Normal) bisa jadi aktivitas mulia itu merupakan aktivitas terakhir kita,
lalu kenapa kita masih memilih diam dan tidak bersemangat.
Jika ditanya tentang Ormas Islam manapun, yang di cat / katakan teroris atau Anarkis, maka cukup dengan menjawab
Misal : Bagaimana menurut Anda tentang FPI yang bertindak Anarkis dalam setiap aksinya
1 ) Cukup Amerika dan Antek2nya yang mengadu Domba umat islam,
Pertanyaan ini dijawab kepada siapa kira?, Silahkan dipahami baik2
2) Mereka bertindak dan melakukan hal tersebut lantaran Penguasa yang
tidak Adil dibarengi pula ada Aparat tidak bertindak terhadap Maksiat,
Masyarakat tentu main hakim sendiri, Bukankah ini bagian dari tuntutan
Aqidahnya, Jika Penguasa Jalan dengan memerintahkan Aparatnya tentu
tidak akan capek2 ormas-ormas itu turun tangan langsung.
Diposting oleh
FIRDAUS BIN MUSA
di
21.15
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar