1/11/2012
RENUNGAN HIDUP
Yang
perlu Nanda sadari dari fenomena ini ialah, baik atau buruknya kualitas manusia
atau pun tumbuhan setelah dewasa nanti, sangat ditentukan oleh proses
pemeliharaan atau bekal yang diterimanya dari sejak dini. Kualitas manusia di
dunia, ditentukan sejak mulai berada dalam perut ibunya. Si calon ibu ini
memakan makanan yang bergizi agar kelak bayinya sehat. Kemudian bayi ini
diberinya makanan yang baik, serta dilindungi keamanannya supaya menjadi anak
yang sehat. Selanjutnya, anak ini dilengkapi dengan gizi dan bekal pendidikan
yang cukup, di sekolahkan yang tinggi, sehingga pada akhirnya ia menjadi orang.
Tumbuhan
pun demikian. Pemeliharaannya dari sejak kecil -diberi pupuk, disiram,
disiangi, dilindungi dengan anti hama akan menentukan kualitas tumbuhan itu
pada saat ia berbunga atau berbuah. Demikian pulalah kiranya Allah menjadikan
eksistensi manusia di akhirat.
Kualitas
manusia di akhirat nanti, akan ditentukan setelah ia melalui proses ujian demi
ujian terhadap ketaatannya pada Allah selama hidupnya di dunia. Sehingga dengan
demikian, kualitas kalian di akhirat nanti, tergantung pada keberhasilan Nanda
sendiri dalam mengatasi ujian-ujian yang dihadapi, apakah mampu selalu taat
mengikuti perintah-perintah-Nya, atau membangkang sebagaimana yang dilakukan
iblis ketika diperintahkan sujud kepada Adam.
Barangsiapa
taat kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam surga.
Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya dan melanggar
ketentuan-ketentuan-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka sedang
ia kekal di dalamnya, dan baginya siksa yang menghinakan. (An-Nisaa’: 13, 14)
Penulis: Hamba
Allah SWT
Diposting oleh
FIRDAUS BIN MUSA
di
22.04
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar