9/16/2016
PENTINGNYA MENGHAFAL HADITS
إِنَّمَا
اْلأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى
Artinya “Sesungguhnya setiap perbuatan
tergantung niatnya. Dan sesungguhnya setiap orang (akan dibalas) berdasarkan
apa yang dia niatkan.”
أَرَأَيْتَ إِذَا صَلَّيْتُ اْلمَكْتُوْبَاتِ، وَصُمْتُ
رَمَضَانَ، وَأَحْلَلْتُ الْحَلاَلَ، وَحَرَّمْت الْحَرَامَ، وَلَمْ أَزِدْ عَلَى
ذَلِكَ شَيْئاً، أَأَدْخُلُ الْجَنَّةَ ؟ قَالَ : نَعَمْ
Artinya :
“Bagaimana pendapatmu jika saya melaksanakan shalat yang wajib, berpuasa
Ramadhan, Menghalalkan yang halal dan mengharamkan yang haram dan saya tidak
tambah sedikitpun, apakah saya akan masuk surga ?. Beliau bersabda : Ya.” (Riwayat
Muslim)
إِنَّ
الْحَلاَلَ بَيِّنٌ وَإِنَّ الْحَرَامَ بَيِّنٌ
Artinya :
”Sesungguhnya yang halal itu jelas dan yang haram itu jelas.” (Riwayat Bukhori
dan Muslim)
: إِنَّ مِمَّا أَدْرَكَ النَّاسُ مِنْ كَلاَمِ
النُّبُوَّةِ الأُوْلَى، إِذَا لَمْ تَسْتَحِ فَاصْنَعْ مَا شِئْتَ
Artinya : ”Sesungguhnya
ungkapan yang telah dikenal orang-orang dari ucapan nabi-nabi terdahulu adalah
: Jika engkau tidak malu perbuatlah apa yang engkau suka” (Riwayat Bukhori)
إِنَّ
اللهَ كَتَبَ اْلإِحْسَانَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ
Artinya :
"Sesungguhnya Allah telah menetapkan perbuatan baik (ihsan) atas segala
sesuatu ." (Riwayat Muslim)
إِنَّ
اللهَ تَعَالَى طَيِّبٌ لاَ يَقْبَلُ إِلاَّ طَيِّباً،
Artinya :”
Sesungguhnya Allah ta’ala itu baik, tidak menerima kecuali yang baik. ” (Riwayat
Muslim)
إِنَّ
اللهَ كَتَبَ الْحَسَنَاتِ وَالسَّيِّئَاتِ، ثُمَّ بَيَّنَ ذَلِكَ
Artinya :
”Sesungguhnya Allah telah menetapkan kebaikan dan keburukan, kemudian
menjelaskan hal tersebut .” (Riwayat Bukhori dan Muslim dalam kedua shahihnya
مَنْ
يُرِدِ اللهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ
Artinya
: “Barang siapa yang Allah menghendaki kebaikan baginya, Allah akan
menjadikannya orang yang faqih (pandai) dalam ilmu agama.” (HR. Al-Bukhari No. 71)
كَانَ
رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدَ النَّاسِ وَكَانَ
أَجْوَدَ مَا يَكُونُ فِي رَمَضَانَ حِيْنَ يَلْقَاهُ جِبْرِيلُ فِي كُلِّ
لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ فَيُدَارِسُهُ الْقُرْآنَ.
Artinya
: “Rasulullah adalah orang yang paling
dermawan. Kedermawanan beliau semakin bertambah pada bulan Ramadhan ketika
Malaikat Jibril menjumpai beliau pada setiap malam di bulan Ramadhan dan
mengajari beliau Al-Qur’an.” (HR.
Al-Bukhari No. 6)
قَالَ: سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى
اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ: «إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ
وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى دُنْيَا
يُصِيْبُهَا أَوْ إِلَى إِمْرَأَةٍ يَنْكِحُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ
إِلَيْهِ»
Artinya : Aku mendengan
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Sesungguhnya amalan itu
tergantung dari niatnya dan setiap orang akan mendapatkan balasan sesuai dengan
niatnya, barangsiapa yang hijrahnya untuk mendapatkan dunia yang ingin
dicapainya atau untuk wanita yang ingin dinikahinya maka hijrahnya sesuai
dengan apa yang ia niatkan.” (H.R. Bukhari Muslim )
عَنْ حُذَيْفَةَ قَالَ: كَانَ
النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا قَامَ مِنْ اللَّيْلِ يَشُوْصُ
فَاهُ بِالسِّوَاكِ
Artinya : Dari Hudzaifah bin
Al-Yaman radhiyallaahu anhuma, ia berkata: “Dahulu Rasulullah shallallaahu
‘alaihi wa sallam apabila bangun malam untuk shalat, menggosok giginya dengan
siwak.”
Diposting oleh
FIRDAUS BIN MUSA
di
07.28
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar