- Dia sangat disukai karena pribadinya sangat mengesankan, wajahnya yang selalu bersih, cerah dengan senyum tulus yang dapat membahagiaan siapapun yang berjumpa dengannya.
- Tutur katanya yang sopan tak pernah melukai siapapun yang mendengarnya, bahkan pembicaraannya sangat bijak, menjadi penyejuk bagi hati yang gersang, penuntun bagi yang tersesat, perintahnya tak dirasakan sebagai suruhan, orang merasa terhormat dan bahagia untuk memenuhi harapannya tanpa rasa tertekan.
- Akhlaknya sangat mulia, membuat setiap orang meraskan bahagia dan senang dengankehadirannya, dia sangat menghargai hak-hak dan pendapat orang lain, setiap orang akan merasa aman dan nyaman serta mendapat manfaat dengan keberadaannya
10/20/2011
5 Tipe Karyawan di Kantor Kita
K.H. Abdullah Gymnastiar
Pengklasifikasian karyawan dan pejabat kantor ini diekati dengan istilah hukum yang digunakan dalam agama Islam. Pendekatan ini samasekali bukan untuk mencampuradukkan atau merendahkan nilai istilah hukum tersebut, melainkan hanya sekedar guna mempermudah pemahaman kita karenamakna dari istilah hukum tersebut sangat sederhana dan akrab bagi kita. Mudah-mudahan bisa jadi cara yang praktis untuk mengukur dan menilai diri sendiri.
(Ide dasar ini diambil dari pendapat Emha Ainun Najib)
1. Karyawan / Pejabat "Wajib"
Tipe karyawan atau pejabat wajib ini memiliki ciri : keberadaannya sangat disukai, dibutuhkan, harus ada sehingga ketiadaannya sangat dirasakan kehilangan.
2. Karyawan / Pejabat "Sunnah"
Ciri dari karyawan/pejabat tipe ini adalah : kehadiran dan keberadaannya memang menyenangkan, tapi ketiadaannya tidak terasa kehilangan..
Kelompok ini hampir mirip dengan sebagian yang telah diuraikan, berprestasi, etos kerjanya baik, pribadinya menyenangkan hanya saja ketika tiada, lingkungannya tidak merasa kehilangan, kenangannya tidak begitu mendalam.
Andai saja kelompok kedua ini lebih berilmu dan bertekad mempersembahkan yang terbaik dari kehidupannya dengan tulus dan sungguh-sungguh, niscaya dia akan naik peringkatnya ke golongan yang lebih atas, yang lebih utama.
3. Karyawan / Pejabat "Mubah"
Ciri khas karyawan atau pejabat tipe ini adalah : ada dan tiadanya sama saja.
Sungguh menyedihkan memang menjadi manusia mubadzir seperti ini, kehadirannya tak membawa arti apapun baik manfaat maupun mudharat, dan kepergiannya pun tak terasa kehilangan.
Karyawan tipe ini adalah orang yang tidak mempunyai motivasi, asal-asalan saja, asal kerja, asal ada, tidak memikirkan kualitas, prestasi, kemajuan, perbaikan dan hal produktiflainnya. Sehingga kehidupannya pun tidak menarik, datar-datar saja.
Sungguh menyedihkan memang jika hidup yang sekali-kalinya ini tak bermakna. Harus segera dipelajarilatar belakang dan penyebabnya, andaikata bisa dimotivasi dengan kursus, pelatihan, rotasi kerja, mudah-mudahan bisa meningkat semangatnya.
4. Karyawan / Pejabat "Makruh"
Ciri dari karyawan dan pejabat kelompok ini adalah : adanya menimbulkan masalah tiadanya tidak menjadi masalah.
Bila dia ada di kantor akan mengganggu kinerja dan suasana walaupun tidak sampai menimbulkan kerugian besar, setidaknya membuat suasana tidak nyaman dan kenyamanan kerjaserta kinerja yang baik dapat terwujud bila ia tidak ada.
Misalkan dari penampilan dan kebersihan badannya mengganggu, kalau bicara banyak kesia-siaan, kalau diberi tugas dan pekerjaan selain tidak tuntas, tidak memuaskan juga mengganggu kinerja karyawan lainnya.
5. Karyawan / Pejabat "Haram"
Ciri khas dari kelompok ini adalah : kehadirannya sangat merugikan dan ketiadaannya sangat diharapkan karena menguntungkan.
Orang tipe ini adalah manusia termalang dan terhina karena sangat dirindukan "ketiadaannya". Tentu saja semua ini adalah karena buah perilakunya sendiri, tiada perbuatan yang tidak kembali kepada dirinya sendiri.
Akhlaknya sangat buruk bagai penyakit kronis yang bisa menjalar. Sering memfinah, mengadu domba, suka membual, tidak amanah, serakah, tamak, sangat tidak disiplin, pekerjaannya tidak pernah jelas ujungnya, bukan menyelesaikan pekerjaan malah sebaliknya menjadi pembuat masalah. Pendek kata di adalah "trouble maker".
Silahkan anda renungkan, kita termasuk kategori yang mana...?
Semoga semua ini menjadi bahan renungan agar hidup yang hanya sekali ini kita bisa merobah diri dan mempersembahkan yang terbaik dan yang bermanfaat bagi dunia dan akhirat nanti. Jadilah manusia yang "wajib ada". Semoga! (Sumber: www.manajemenqolbu.com)
Diposting oleh
FIRDAUS BIN MUSA
di
00.08
0
komentar
10/15/2011
PROFIL SENADA (Sekolah Pena Dakwah)
Latar Belakang
![]() |
| telah hadir di IAIN PADANG |
Dari sejarah para ulama ini, terlihat begitu pentingnya pengabadian perasaan hati dan pemikiran. Dan jalan untuk itu adalah dengan menulis. Maka aktifitas menulis haruslah menjadi budaya dikalangan intelektual muslim. Dibarengi dengan ikhtiar untuk terus meningkatkan kualitas tulisannya.
Harapan untuk menjadi penulis yang baik dan produktif tentu tidak mudah. Diperlukan komitmen yang besar dan keistiqamahan untuk terus berkarya. Selain itu diperlukan pula komunitas kepenulisan sebagai “kawah candradimuka” yang nantinya akan menjadi tempat penempaan dan kaderisasi para penulis.
Sudah banyak komunitas kepenulisan yang muncul saat ini. Namun beberapa diantaranya sudah mengalami disorientasi dari rencana awal pembentukannya. Ada yang dibentuk dengan tujuan luhur, dakwah bil qalam. Berdakwah lewat pena. Tapi dalam perkembangannya justru semakin jauh dari niat awal pembentukannya. Berdakwah melalui pena sudah tidak dijadikan sebagai prioritas utama. Justru lambat laun bermetamorfosis menjadi komunitas yang plural. Dan dakwah Islam pun tak lagi terpancar bersinar.
Melihat fakta ini muncul sebuah keinginan besar untuk mewujudkan komunitas penulis yang memiliki kekhasan tersendiri. Menjadikan Islam sebagai sumber inspirasi yang tak kenal gersang, dakwah sebagai poros karyanya dan ridha Allah tujuan tertinggi. Maka terlecutlah semangat untuk membuat komunitas kepenulisan yang digelari dengan nama “Sekolah Pena Dakwah” yang selanjutnya rangkai dalam singkatan SENADA.
Terpilih kata “sekolah” untuk menggambarkan bahwa komunitas ini adalah tempat pendidikan dan pengkaderan. Di sinilah wahana berbagi inspirasi dan pengalaman. Adalah “pena” kata untuk mencitrakan bahwa kominitas ini adalah gabungan para penulis yang terus bersekolah, belajar mengasa kemampuan dan meningkatkan valensi diri. Khususnya dalam ranah kepenulisan. Dan “dakwah” adalah kata penutup sekaligus penegasan, bahwa senada dibentuk untuk kepentingan dakwah. Semua karya yang lahir adalah demi tegaknya kemulian Islam dan kaum muslimin.
Begitulah hal ikhwal singkat kemunculan komunitas penulis Islam ideologis, senada. Sederet asa telah tertancap sempurna. Semoga senada mampu memberikan konstribusi positif dalam perjuangan melanjutkan kehidupan Islam. Menjadi salah satu pengundang nasrullah dan pemberat timbangan amal kebaikan di yaumil mizan kelak. Dengan pena kita ukir peradaban agung nan suci, bersama senada kita melangkah menuju surga.
Visi
Menjadi komunitas penulis dengan warna beda. Islam mata air inspirasinya, dakwah poros
Menjadi komunitas penulis dengan warna beda. Islam mata air inspirasinya, dakwah poros
kerjanya dan Ridha Allah tujuan utamanya.
Misi
• Menghimpun muslim se-indonesia yang memiliki ketertarikan untuk menjadikan dunia menulis sebagai sarana dakwahnya.
• Wadah silaturahim, wahana belajar, tempat berbagai ide dan tebar pengalaman khususnya
dalam dunia kepenulisan.
• Membangkitkan motivasi menulis di dunia Islam. Dan menjadikan menulis sebagai budaya intelektual muslim.
• Melahirkan karya-karya kepenulisan yang kental dengan muatan Islam ideologis. Sehingga menjadikannya memiliki warna beda dengan berbagai karya kepenulisan yang ada saat ini.
Diposting oleh
FIRDAUS BIN MUSA
di
09.03
0
komentar
10/11/2011
CARA PENYUSUNAN LAPORAN KKN
A. Latar Belakang
Kuliah kerja nyata merupakan salah satu bentuk pendidikan dengan cara memberikan pengalaman belajar pada mahasiswa untuk hidup di tengah-tengah masyarakat di luar kampus. Kegiatan ini dilakukan secara langsung dengna melibatkan diri dalam memotivasi serta memecahkan permasalahan pembangunan yang dihadapi masyarakat.
Sebagai kegiatan akademis yang memadukan ketiga dharma perguruan Tinggi Pendidikan, penelitan dan pengabdian. Kuliah kerja nyata merupakan kegiatan intrakurikuler dengan sasaran utama untuk memberikan pendidikan kepada mahasiswa. Namun demikian karena pelaksanaannya mengambil lokasi di tengah masyarakat sekaligus memerlukan dan melibatkan masyarakat, maka realisasi kebermaknaannya diharapkan memiliki dimensi ganda. Di satu sisi memberikan pendidikan pelengkap mahasiswa, sedangkan di sisi lain membantu masyarakat menggiatkan pembangunan di lokasi kegiatan Kuliah Kerja Nyata berlangsung. Dengan demikian interdependensi yang saling menguntungkan antara perguruan tinggi dengan masyarakat berkembang secara positif, baik dalam bentuk positif maupun secara mental (emosional).
Untuk menyukseskan kegiatan KKN ini, maka perlulah disusun sebuah program kegiatan yang terencana dengan baik. Program ini tentunya disesuaikan dengan kondisi dan situasi masyarakat di lokasi KKN dilaksanakan. Di samping itu program yang disusun tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan masyarakat secara moril maupun materil di lokasi KKN tersebut.
B. Tujuan Kuliah Kerja Nyata
1. Memberikan motivasi dan bimbingan pada masyarakat untuk dapat meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan penghayatan terhadap ajaran Islam.
2. Membekali mahasiswa dengan pengalaman belajar tentang pembangunan masyarakat , sehingga lebih menghayati permasalahan yang dihadapi serta belajar memecahkan permasalahan tersebut secara holistic interdisipliner.
3. Membantu pemerintah dalam program pengentasan kemiskinan guna menyiapkan sumber daya manusia yang berkwalitas.
4. Memperkenalkan kepada mahasiswa tentang fungsi dan perannya dalam pembangunan nasional.
C. Gambaran Umum Program
Secara umum dapat digambarkan bahwa program yang akan dilaksanakan terdiri dari beberapa bidang antara lain :
1. Bidang Keagamaan, yang meliputi beberapa bentuk kegiatan.
1) Mengaktifkan Wirid Remaja
2) Mengaktifkan MDA/TPSA
3) Mengaktifkan Didikan Subuh
4) Mengaktifkan Majlis Ta’lim
5) Tadarus
6) Siraman Rohani
7) Hafalan Ayat Pendek Untuk Tingkat SD, SMP
8) Tabliq Akhbar Dalam Rangka Penyambutan Bulan Suci Ramadhan.
9) Muhadharoh
10) Pembinaan Forum Nisa’ Untuk Tingkat Remaja
11) Hafalan Asmaul Husna
12) Lomba Nasyid
2. Bidang Pendidikan dan Kesehatan.
1) Membantu proses belajar mengajar di Sekolah Dasar Baliak Gunung
2) Pembinaan TPA
3) Cerdas cermat tingkat Jorong
4) Bina hidup sehat
5) Pemberdayaan dan pembinaan lingkungan hidup di Jorong Baliak Gunung
3. Bidang Sosial Budaya dan Kemasyarakatan.
1) Buka Bersama Pemuda
2) Lomba Olahraga
3) Penyambutan 17 Agustus
4) Pengembangan Bakat Dan Minat Untuk Anak SD, SMP.
5) Temu Ramah dengan Wali Jorong, wali Nagari, Pemuda, Masyarakat.
4. Bidang Prasarana Fisik dan Administrasi Jorong.
1) Mengaktifkan surau/ mushala
2) Mengaktifkan posyandu
3) Mengaktifkan kembali Remaja mesjid
4) Gotong royong dengan Warga (Mesjid, mushalla/surau)
A. Ruang Lingkup Kegiatan
1. Bidang keagamaan
a. Mengaktifkan Wirid Remaja
b. Mengaktifkan MDA/TPSA
c. Mengaktifkan Didikan Subuh
d. Mengaktifkan Majlis Ta’lim
e. Tadarus
f. Siraman Rohani
g. Hafalan Ayat Pendek Untuk Tingkat SD,SMP
h. Tabliq Akhbar Dalam Rangka Penyambutan Bulan Suci Ramadhan.
i. Muhadharoh
j. Pembinaan Forum Nisa’ Untuk Tingkat Remaja
k. Hafalan Asmaul Husna
l. Lomba Nasyid
2. Bidang Pendidikan dan Kesehatan
a. Membantu proses belajar mengajar di Sekolah Dasar Baliak Gunuang
b. Pembinaan TPA
c. Cerdas cermat tingkat Jorong
d. Bina hidup sehat
e. Pemberdayaan dan pembinaan lingkungan hidup di Baliak Gunuang
3. Bidang Sosial, kebudayaan masyarakat
a. Buka Bersama Pemuda
b. Lomba Olahraga
c. Penyambutan 17 Agustus
d. Pengembangan Bakat Dan Minat Untuk Anak SD, SMP.
e. Temu Ramah/silaturrahmi dengan wali jorong, wali nagari, Pemuda, Masyarakat
f. Goro di Mesjid dan lingkungan di sekitar Baliak Gunuang
g. Sambut Bulan Suci Ramadhan
4. Bidang Prasarana dan Administrasi Kampung
a. Mengaktifkan surau/ mushala
b. Mengaktifkan posyandu
c. Mengaktifkan olahraga bulu tangkis
d. Mengaktifkan kembali olahraga Tennis meja
e. Mengaktifkan kembali remaja mesjid
f. Gotong royong dengan warga ( mushala/surau)
5. Bidang Kesenian dan Olah Raga
a. Perlombaan beberapa cabang olah raga
b. Pelatihan dan Lomba Nasyid
B. Tujuan Kegiatan
Pada dasarnya kegiatan ini bertujuan untuk memberikan motivasi kepada masyarakat untuk dapat meningkatkan pengetahuan serta internalisasinya terhadap ajaran agama yang melandasi setiap kegiatan manusia, di samping itu juga bisa dijadikan salah satu sarana dalam membantu program pemerintah dalam pengentasan kemiskinan dalam mewujudkan sumber daya manusia yang berkwalitas IPTEK dan IMTAQ, di sisi lain program kuliah kerja nyata ini membantu pelaksanaan dan pembekalan terhadap mahasiswa untuk memenuhi salah satu tri dharma perguruan tinggi yang akan berguna bagi mahsiswa tersebut untuk kembali ke tengah-tengah masyarakat
C. Langkah-langkah Strategis Pelaksanaan Kegiatan
Langkah-langkah strategis yang dilakukan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah sebagai berikut :
· Melakukan observasi lapangan yang dilakukan secara langsung untuk mengamati situasi dan kondisi lokasi
· Melakukan pendekatan dengan masyarakat lokasi guna mempermudah komunikasi
· Berkonsultasi dengan dosen pembimbing lapangan serta tokoh masyarakat yang terkait untuk kemudahan jalannya program kerja
· Membentuk pertanggung jawaban dari setiap kegiatan
· Menetapkan target dari setiap kegiatan
· Menjaga hubungan baik dengan tokoh masyarakat yang akan membantu dari setiap program kerja yang akan dilakukan
· Menjaga koordinasi dan hubungan baik dengan masyarakat disekitar lingkungan
BAB III
PENUTUP
Demikianlah rancangan program kerja ini kami buat, dengan penuh rasa harap agar setiap usulan maupun respon dari anggota kelompok, dosen pembimbing dan pihak lainnya yang telah membantu untuk mensukseskan program kerja ini hingga dapat terwujud nantinya, amiiiin.
Rancangan program kerja yang kami susun ini tidak lain adalah hasil dari observasi selama satu malam di lokasi yang nantinya kami jadikan objek dari program-program kami, maka sangat mungkin rasanya terjadi kekurangan maupun kesalahan dari pengamatan kami pada waktu yang sangat singkat tersebut, sehingga program kerja mungkin dapat menjadi elastis sesuai dengan kondisi masyarakat nantinya.
Diposting oleh
FIRDAUS BIN MUSA
di
22.02
0
komentar
PROGRAM SAAT KULIAH KERJA NYATA
A.Program pokok
| Bagian | Kegiatan |
| Masyarakat/ warga, pemuda/pemudi | Perkenalan/ pembukaan KKN dengan mengundang Wali Jorong, Pemuda/i. |
| Masyarakat | Mendatangi warga kerumah- rumah |
| Pemuda/i | Silaturahmi dengan Pemuda dan Pemudi |
| Masyarakat | Goro bersama dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan (dikondisikan dgn masyarakat ) |
| Pemuda/I, masyarakat,wali Jorong, kelurahan | Tabliq Akbar dalam rangka penyambutan bulan suci Ramadhan di Mesjid/ Mushalla |
| Anak | Pesantren Ramadhan |
| Anak SMP | Pesantren Ramadhan |
| Pemuda/I dan Masyarakat | Lomba Berudhuk dan Lomba Sholat |
| Mesjid / Mushalla | MUBARAQAH subuh ( kultum, tadarus) setiap anggota kultum |
| Pemuda dan Pemudi dan Mahasiswa | Pelatihan Takbiran |
| Seluruh Warga | Takbiran dan Sholat ID |
| Pemuda/I, Masyarakat, Wali Jorong, Kelurahan | Penutupan / pelepasan KKN yang akan ditutup oleh Wali Jorong / kelurahan. |
B. PROGRAM PENUNJANG
| No | Bidang | Jenis Kegiatan | Bagian |
| 1 | KEAGAMAAN | 1. Mengaktifkan Wirid Remaja 2. Mengaktifkan MDA/TPSA 3. Mengaktifkan Didikan Subuh 4. Mengaktifkan Majlis Ta’lim 5. Tadarus 6. Siraman Rohani 7. Hafalan Ayat Pendek Untuk Tingkat SD, SMP 8. Tabliq Akhbar Dalam Rangka Penyambutan Bulan Suci Ramadhan. 9. Muhadharoh 10. Pembinaan Forum Nisa’ Untuk Tingkat Remaja 11. Hafalan Asmaul Husna 12. Lomba Nasyid | Anggota KKN & Masyarakat |
| 2 | SARANA FISIK DAN LINGKUNGAN HIDUP | 1. Mengaktifkan surau/ mushala 2. Mengaktifkan posyandu 3.Mengaktifkan kembali olahraga Voli 4. Mengaktifkan kembali Remaja mesjid | Anggota KKN & Pemuda/i, Masyarakat. |
| 3 | ADMINITRASI | Gotong royong dengan Warga (Mesjid, mushalla/surau) | Anggota KKN & Masyarakat |
| 4 | SOSIAL BUDAYA | 1. Buka Bersama Pemuda 2. Lomba Olahraga 3. Penyambutan 17 Agustus 4. Pengembangan Bakat Dan Minat Untuk Anak SD, SMP. 5. Temu Ramah dengan Wali Jorong, wali Nagari, Pemuda, Masyarakat. | Anggota KKN & Pemuda/i, Masyarakat |
| 5 | PENDIDIKAN DAN KESEHATAN | 1. Membantu proses belajar mengajar di Sekolah Dasar 2. Pembinaan TPA 3. Cerdas cermat tingkat Jorong 4. Bina hidup sehat 5. Pemberdayaan dan pembinaan lingkungan hidup | Anggota KKN & Masyarakat |
Diposting oleh
FIRDAUS BIN MUSA
di
21.58
0
komentar
Langganan:
Postingan (Atom)
