5/10/2011
OLEH : FIRDAUS BIN MUSA
Dosen pembimbingku, tak kusangka dibalik banyak komentarmu ada nilai lebih buatku, itulah dosen pembimbingku, semula orang membicarakan kejelekanmu dihadapanku, bahkan akupun sempat terbuai oleh kata hasutan, memang kusadari entah siapa yang memulai aku, atau temanku, namun setelah kulebih akrab dengan ketegasanmu yang secara lahir tampak dictator aku menyesali semua kata-kata yang pernah terlontar dari mulutku ini.
Dosenku ada sebuah nasihat menarik saat aku engkau panggil dalam ruangan yang begitu sempit buat aku awalnya karena takut bertatap muka dengan mu, padahal ukurannya mampu menampung untuk tiga puluh orang, kenapa saat aku kau panggil menggigil seluruh tubuhku, terbayang teman yang memojokkan bapak sekaligus membuat aku gamang untuk bertemu dengan bapak, di mana bapak itu dikatakan galak, sangar, sering mempersulit mahasiswa, dan sejuta kalimat yang tak patut diberikan kepadamu.
“Jagalah tutur katamu, jangan langsung menyalahkan orang lain, sebelum langsung bertemu dengan orang tersebut, kemudian kamu tanyakan apa yang kamu anggap keliru” ya itulah diantara sebuah kalimat yang terkutip dipertemuan itu, seterusnya kamu juga mengingatkanku agar dalam bermasyarakat jadilah orang yang bisa memberikan solusi bukan hanya menjadi polusi, menuntut boleh tapi tahukah kita andai saja orang yang disekitar kita juga menuntut tentang ketidak benaran kita bagaimana, jadi fikirkan kekeliruan kita terlebih dahulu baru menuntut orang lain.
Dosenku, sebentar saja aku bertemu denganmu sudah banyak ilmu yang engkau berikan buatku, apa lagi kalau satu kali dalam seminggu, atau mungkin satu kali, sudah lebih satu sks pula aku belajar denganmu, kenapa tidak dari semester awal aku bisa dekat dan bertanya kepadamu tentang perkuliahan, dosenku aku kagum padamu, melalui tlisan ini aku ungkapkan isi hatiku yang tulus dan suci buatmu, sku berharap memaafkanku, wassalam
Diposting oleh
FIRDAUS BIN MUSA
di
20.37
0
komentar
MAHASISWA BICARA KORUPSI DAN SUAP
oleh FIRDAUS BIN MUSA
Apakah kasus dikampus yang ada dugaan korupsi dan suap sama –halnya dengan kasus gayus tambunan, dimana tidak terungkapnya atau sulitnya terungkapnya tentang korupsi atau suap lantaran orang yang punya bukti, atau memegang bukti juga menikmati hasil uang yang dikorupsi atau disuap, jika iya bagaimanapun mahasiswa akan berteriak untuk menyuruh pegawai buka mulut, niscaya tidak akan bisa.Dan apakah murni orang yang menyulut kita untuk aksi demo adalah prihatin terhadap pendemo namun kita bisa curiga juga bisa jadi orang yang memprofokasi itu lantaran tidak dapt bagian dalam penerimaaan uang hasil korupsi tersebut akhirnya ia membuat cara bagaimana terungkapnya kasus korupsi tersebut.
Lalu bagaimana cara kita untuk mengungkap kasus ini tidak lain, kita harus bertanya pada orang yang telah memberikan bantuan, atau memberikan anggaran pada kampus setelah tahu berapa jumlah dan untuk apa saja diberikan tentu kta mau lihat mana bukti uang tersebut telah dipakai, termasuk uang kuliah yang mahasiswa bayar untuk perkuliahan dikemanakan uang tersebut, jangan2 diselewengkan untuk kepentingan perut pengelola kampus.
Jadi jangan mudah difropokasi tanpa menganalisa kasus yang akan kita geluti, jangan sampai penuntut dan saksi jadi tersangka.
Diposting oleh
FIRDAUS BIN MUSA
di
20.36
0
komentar
MARI BERFIKIR CERDAS ATAU MUSTANIR
Mari berfikir cerdas, masa iya kita banyak tahu tentang jadwal main bola, ketimbang dimana dan kapan jadwal seminar tentang pembahasan ilmu kajian keislaman.Bapa-bapak dan remaja yang doyan membeli Koran bola ketimbang buku2 islami, padahal diakhirat tidak akan ditanya apakah kita tahu nama pemain bola di inggris, di spanyol dan di negara2 lain coba bayangkan kalau kita tahu tentang nama pemain, kapan dan siapa yang akan main dalam suatu pertandingan, tidak kita menyadari itu tidak ada gunanya menuju akhirat. Bukankah ketika kita tahu bahwa yang kita lakukan adalah yang haram kita akan terhindar dari perbuatan dosa yang kelak akan membawa kita kesyurganya allah swt. Tapi ketika kita tahu nama pemain bola tidak ada hubungannya dengan keuntungan diakhirat, jadi cobalah berfikir cerdas adakah pekerjaaan dan aktifitas kita bisa mengantarkan kita untuk kesyurganya allah swt, jangan sibukkan diri untuk hanya sekedar mendapat pengetahuan, tapi pengetahuan itu tidak bisa menuntun kita keakhirat, orang yang suka menonton bola biasanya ia sulit untuk terlepas dari permaianan judi jadi semakin asyik pembaca dengan kehidupan dunia, maka shetan akan menyeret pembaca untuk menuju langkah yang akan merugikan diri pembaca kelangkah yang lebih menyesatkan.
Jadi berfikr cerdaslah mana aktivitas yang membawa keuntungan dunia dan akhirat, dan mana yang tidak mendingan membaca buku ilmiah, keagamaan, berkarya, atau mencari kesibukan tapi dari kesibukan itu bisa membuat allah swt senang
Diposting oleh
FIRDAUS BIN MUSA
di
20.35
0
komentar
MEDIA BONEKA KAPITALISME, ISLAM JADI KORBAN
07 / 02/ 2011 M
oleh : Firdaus bin Musa
Assalamu’alaikum wb, pembaca yang budiman yang dirahmati allah swt, mari kita mencoba mengungkap tentang media swasta dalam menyajikan berita, yang kemungkinan kita terkagum2 dengan berita yang disajikan, padahal penuh kedustaan dan kebohongan, untuk pertama perlu pembaca pahami bahwa media swasta baik elektronik maupun media cetak ia tak akan hidup (jaya, memperoleh uang alias mencari keuntungan untuk gaji karyawan tidak lain dengan cara menyajikan berita yang hangat, unik dan menarik serta terkait dengan hal2 yang disukai oleh syahwat) itulah diantara isi secara umum yang akan selalu ada dipikiran pengelola media, tidak jelas itu sesuai dengan perintah allah swt dan rasulullah mereka tidak akan peduli, yang penting bagaimana tayangan berita mereka itu ditonton oleh banyak orang, tahukah yang ikut dalam scenario penipuan ini. Tdak lain dimulai dari wartawan, editor, dan redaksi, serta orang yang memiliki saham dalam suatu stasiun televise swasta tersebut, pertanyaannya kenapa mereka membuat cara yang keji itu, tidak lain mencari keuntungan oleh pihak asing yang musuh terhadap islam, caranya bagaimana? Apa hubungan berita yang ditonton atau dimuat dimedia massa dengan keuntungan.Begini pembaca yng budiman, pertama mari kita bahas dari segi media elektronik televisi, bagaimana cara memperoleh keuntungan ketika acaranya ditonton banyak orang, contoh berita serangan sekelompok umat islam terhadap ahmadiyah yang jelas2 salah ketika ditayangkan tentu ini akan disaksikan banyak orang sebab mayoritas diindonesia adalah umat islam, ketika media tv mengupas berita itu kemudian diselingi iklan, iklan yang jadi selingan itu yang mendatangkan keuntungan bagi pemilik stasiun, sebab iklan yang ditampilkan itu dengan bayaran yang amat mahal, semakin digandrungi acara, semakin banyak iklan yang ditampilkan antara sekmen pertama dengan sekmen kedua maka otomatis semakin banyak ia mendaptkan keuntungan, biasanya yang akan mahal membayar iklan bagi pemilik iklan, iklan pertama yang ditampilkan setelah mata acara, dan satu atau dua menjelang mata acara dimulai lagi, perlu pembaca ketahui bahwa mata acara yang ditampilkan itu semisal berita atau hiburan tidak pernah dipikirkan akan merusak bagi penonton, yang penting mata penonton bisa tertuju kemata acara yang mereka buat, dan jalan tipu menipupun terjadi masih kasus ahmadiayah contohnya, dimana ditayangkannya video penyerangan thp kelompok ahmadiyah oleh sekelompok umat islam abangan yang difrofokasi tapi mereka tidak menyadari.
Kedua, tidak jauh berbeda dengan media massa cetak, semakin media massa cetak menyajikan berita-berita, info 2, gambar2, yang ada nilai jualnya yang tinggi seperti info frofokasi yang salah dibuat jadi tidak bersalah, sebaliknya yang benar disalahkan, berita semacam itu akan meningkatkan medianya laku terjual, atau menampilkan gambar2 yang mengumbar aurat diselingi dengan cerita syahwat (sex) itu akan membuat medianya laris, bagi orang yang hidup dalam system kapitalisme itu menjadi hal yang tidak bisa terlepas untuk menmperoleh keuntungan supaya hidup perusahaannya, psadahal dalam pandangan islam membuka aib orang lain, itu tidak dibolehkan.
Ada beberapa hal yang mustinya kita kritisi ditelevisi pembaca “ jangan mengadu domba sesama umat islam guna mencari keuntungan bagi stasiun televise, jangan membuat mata acara yang ada unsur penampakan aurat secara blak-blakan baik artisnya yang didatangkan, maupun presenternya sebut saja misalnya empat mata, yang sekarang sudah diganti bukan empat mata, tapi saja hanya judulnya saja yang sedikit berbeda.
Jangan pengelola televisi membuat mata acara yang ada unsur perdukunan yang akhirnya akan menyeret penonton untuk melakukan hal yang sama, jangan menyajikan reka ulang dalam kasus pencurian, pembunuhan, dan pemerkosaan, sebab itu sama halnya mengajarkan kepada penonton untuk mencuri, untuk membunuh serta memperkosa.
Jangan lagi pengelola media membolak-balikkan fakta yang tidak bersalah, dibuat salah, yang minoritas yang jelas2 bersalah (ahmadiyyah) dibilang tidak bersalah, sungguh setiap kebusukan dan kemungkaran yang sengaja dibuat akan diungkap oleh allah swt, didunia kita bisa terlepas dari hukuman tapi ingat dikhirat tidak akan bisa, jika masih punya iman maka yakinilah bahwa setiap perbuatan akan dibalasi oleh allah swt.
Diposting oleh
FIRDAUS BIN MUSA
di
20.34
0
komentar
STOP LIBERALISASI BIDANG PENDIDIKAN
OLEH :
FIRDAUS BIN MUSA
jika liberalisasi dibiarkan dibidang pendidikan sama artinya pemerintah membolehkan pihak asing (negara luar negeri) untuk mendirikan sekolah, unversitas dan layananan publik lainnya, tentu sekolah dan universitas yang mereka dirikan tersebut swasta (peran pemerintah sama sekali tid...ak banyak didalamnya) akhirnya pengelola sekolah dan universitas akan se enaknya mencari dana dari sekolah yang ia dirikan, karena dalam pandangan mereka sekolah dan universitas adalah lahan bisnis, ketika universitas tidak mengahsilakn keuntungan sudah barang tentu ia tidak akan menanam saham didalamnya, jadi mahalnya harga pendidikan diswasta lantaran biaya pengelolaan dan gaji guru atau dosen diambil dari spp kita, sekali merangkul dayung dua tiga pulau terlampau, dan guru atau dosenpun bisa pula mencari keuntungan dengan cara menjual buku sekehendak hatinya bahkan dengan ancaman kata2 wajib, kalau tidak jangan harap bisa lulus dalam mata kuliah beliau, atau naik kelas bagi anak sma
Diposting oleh
FIRDAUS BIN MUSA
di
20.33
0
komentar
Kejujuran yang tergadaikan
oleh firdaus bin musa
Namun bagi yang punya keyakinan kepada allah swt bathinnya tidak akan tenang dan senang jika masih bergumul dengan maksiat padahal ia tahu yang ia lakukan adalah sebuah kemaksiatan seperti contoh adalah seorang pencuri ia tahu mencuri itu tidak baik, tapi ia masih saja melakukan pencurian ketika ditangkap aparat kepolisian ia beralasan demi ekonomi, padahal sebenarnya kalau ia berusaha ia bisa saja tidak melakukan aktivitas pencurian ia tetap hidup, contoh lain seorang pelacur yang dengan se enakya mengatakan bahwa ia melakukan perzinaan demi memenuhi kebutuhan perut padahal ia tahu bahwa zina suatu yang dilarang, namun ia berkilah bahwa apa yang ia lakukan demi memenuhi himpitan ekonomi padahal masih ada jalan lain untuk memperoleh rezki yang halal lagi, apakah mereka ini dibutakan oleh uang, diperbudak oleh nafsyu, dijerat oleh shetan, hanya mereka yang bisa menyadari diri pribadi sebab ia karuniai akal untuk bisa membedakan mana jalan allah swt, dan mana jalan yang dibencinya, jika dilihat dari faktanya mereka lebih suka menjual harga diri demi memperoleh seonggok kertas , dan ditutupi dengan kebohongan padahal sebenarnya ada jalan lain untuk mencari nafkah dengan cara lain, kembali kita sesama muslim mengingatkan agar jangan terperosot kejurang tersebut, sebab bagaimanapun keadaan kita allah tetap menuntut pada kita setiap perbuatan yang kita lakukan, baik karena tuntutan ekonomi maupun karena alasan lain yang tidak sya’I, dan kewajiban bagi orang yang punya materi lebih (uang) untuk memberikan bantuan kepada orang yang sedang merintih kelaparan jika anda diam sama halnya anda membiarkan adik kandung, ayah, atau ibu anda kelaparan, dimana letak belas kasihan dan hati nurani anda, serta dimana engkau taruh keyakinan kepada allah swt
Diposting oleh
FIRDAUS BIN MUSA
di
20.33
0
komentar
http://komunitasmahasiswapenyiaran.blogspot.com/search?updated-min=2011-01-01T00%3A00%3A00-08%3A00&updated-max=2012-01-01T00%3A00%3A00-08%3A00&max-results=37
CERITA YANG DIBESAR2KAN
Asslamukm wb, siapa yang tidak tahu cerita malin kundang yang sudah menjadi cerita rakyat dan melegenda keseluruh dunia, minggu tujuh maret saya dan teman pergi kesana melihat tepatnya dipantai air manis, malin kundang cerita nyata atau tidak saya tidak bisa mengungkit kebenarannya, hanya disini yang menggelitik saya adalah adanya tambal sulam bekas yang dianggap batu malin kundang anak durhaka, apa yang dikatakan oleh salah seorang dosen fakultas dakwah IAIN IMAM BONJOL benar adanya, manusia terkadang bisa hidup diatas mitos, bagaimana tidak jika sebelumnya orang tidak dapat pekerjaan lantaran lowongan pekerjaan amat sulit kini dengan adanya mitos dalam tanda kutip, ia bisa dapat kerjaaan, caranya ialah dengan berjualan disekitar lingkungan batu malin kundang, menjual baju yang merknya malin kundang sekaligus dengan memberi baground dengan gambar batu malin kundang, begitu juga cerita siti nurbaya namanya pun diabadikan dengan sebuah jembatan yang terletak tidak jauh dari pelabuhan angkutan barang-barang dari luar sumbar, ini kan fakta bahwa seseorang itu terkadang bisa hidup karena adanya mitos bersama.
Dan negarapun memanfaatkan ini, sebagai ajang meraup untung agar wisataan pada dating, lalu bagaimana islam memandang ini? Silahkan dicari jawababannya, apakah ini bafgian dari pengrusakan terhadap aqidah, atau ini bagian dari jebakan kaum yahudi yang sengaja ,mengangkat cerita2 mitos untuk mengkelabuhi para remaja, faktanya ditempat-tempat wisata tersebut juga ada sarana-sarana maksiat (pondok2 kecil).
Dan seperti disengaja mendirikannya ditempat2 yang agak sunyi dan berjarak satu sama lain.
Diposting oleh
FIRDAUS BIN MUSA
di
20.32
0
komentar
Langganan:
Postingan (Atom)
