Mahasiswa AS Ditahan karena Belajar Bahasa Arab WASHINGTON- Seorang mahasiswa AS ditahan di bandara karena kedapatan membawa kartu-kartu bertuliskan bahasa arab. Nicholas George mahasiswa asal California yang berusia 22 tahun itu, sempat diinterogasi selama lima jam dikaitkan dengan terorisme. Ia sempat diborgol dan diperlakukan layaknya pesakitan. George melalui Organisasi pembela hak-hak sipil, American Civil Liberties Union (ACLU), kemudian mengajukan tuntutan terhadap agen FBI dan polisi. Akibat penahanan di bandara itu, George ketinggalan pesawat ke California dan terpaksa bolos kuliah. Ia juga memprotes penahanannya yang dikaitkan dengan buku yang dibawanya, yang berjudul “Rogue Nation: American Unilateralism and the Failure of Good Intentions,” karangan Clyde Prestowitz. Pemeriksaan yang dilakukan oleh staf Administrasi Keamanan Transportasi AS (TSA) menahan George dan ia merasa hal itu merupakan pelecehan berat. Selama berjam-jam ia dicecar pertanyaan seputar pandangannya mengenai peristiwa 9/11. George ditanya apakah dia tahu “siapa yang melakukan 9 / 11,” bahasa apa yang digunakan pemimpin Al Qaidah Osama bin Laden dan mengapa kartu-kartu bahasa inggris-arab itu “mencurigakan.” Ia kemudian diborgol dan ditinggalkan di sel terkunci selama dua jam sebelum dua agen FBI menginterogasinya. ACLU menambahkan bahwa klien mereka tidak pernah diberitahu tentang hak-haknya atau menjelaskan mengapa ia ditahan. George mengambil jurusan fisika sekaligus studi Timur Tengah belajar di Pomona College, California. Saat diinetrogasi, ia juga ditanyai tentang perjalanannya ke negara-negara muslim dan berbahasa Arab, termasuk Yordania di mana dia menghabiskan satu semester belajar di luar negeri, dan yang juga dicecar mengenai siapa saja yang ia temui di sana. “Sebagai orang yang bepergian dengan pesawat, saya ingin petugas bandara melakukan tugas mereka untuk menjaga penerbangan aman, tapi saya tidak mengerti bagaimana menahan dan melecehkan saya hanya karena aku membawa flashcards membuat orang lebih aman” paparnya seperti dilansifr AFP. Gugatan ini menitikberatkan pada tuduhan pelanggaran hak konstitusional untuk kebebasan berbicara dan untuk bebas dari tekanan yang tidak masuk akal. George telah belajar bahasa Arab sejak tahun pertamanya di universitas untuk dapat membaca dan memahami apa yang sedang dilaporkan dan diperdebatkan di surat kabar Timur Tengah, program televisi dan publikasi atau media lain. Dengan menggunakan kartu-kartu kecil, bertuliskan huruf arab di satu sisi dan artinya dalam bahasa inggris di sisi lain, ujar George, sangat membantunya belajar bahasa. George mengaku belajar bahasa Arab karena bahasa ini digunakan oleh puluhan juta orang di seluruh dunia dan ia menganggap tidak ada salahnya dengan itu. “Apa salahnya belajar baasa Arab,” tukasnya. Pengacara ACLU menganggap langkah ini merupakan pelecehan dan hambatan bagi para pengguna transportasi udara, buang-buang waktu dan pelanggaran Undang-Undang Dasar.” (republika.co.id, 11/2/2010
2/21/2010
Mmahasiswa AS Ditahan karena Belajar Bahasa Arab
Diposting oleh
FIRDAUS BIN MUSA
di
20.35
0
komentar
Gema Penolakan Valentine’s Day
JATINANGOR, HTI Press. Hizbut Tahrir Indonesia Kampus Unpad (HTIKU) dan LDK DKM Universitas Padjadjaran mengadakan pekan penolakan Valentine’s Day. Di mulai pada aksi damai HTIKU di depan gerbang lama kampus unpad. Aksi yang di ikuti oleh aktivis syabab HTI itu menyeru kepada mahasiswa Unpad untuk menolak Valentine day. Dalam aksi ini, orasi pertama di sampaikan oleh Adi Muchti Achdiyat menjelaskan akibat total dari kehidupan pergaulan bebas secara umum. Kemudian orasi berikutnya di sampaikan oleh Tri Kusyuhono SAK, S.Pt sebagai Direktur Opini dan Media HTIKU menyampaikan sekelumit dan seruan agar kembali ke islam. Orasi berikutnya juga di lanjutkan oleh HUMAS HTIKU, Fahrur Rozy menjelaskan tentang akibat valentine dan solusi hanya mampu ditegakan melalui islam sebagai solusinya. Kegiatan aksi di tutup dengan pernyataan sikap dari ketua HTI Kampus UNPAD,Andre Husnari.
Kemudian kegiatan bertema, “Kampanye Penanggulangan Pergaulan Bebas” yang dilakukan LDK DKM UNPAD juga merupakan kampanye penolakan terhadap Valentine’s Day. Pada acara yang digalang di kampus UNPAD-Jatinangor puluhan mahasiswa sepakat menolak Valentine’s Day dengan menorehkan dukungan berupa tanda tangan di Spanduk bertuliskan penggalangan tanda tangan tolak valentine’s Day. Kegiatan tersebut di isi pula oleh Taufik Abdul Karim (DPD 1 HTI Jabar/Direktur Khalifa Consultant) yang banyak mengetengahkan masalah pergaulan yang pernah di jumpai dan solusinya dalam islam. Kemudian kampanye dilanjutkan di Pondok Pesantren Siswa Al-Ma’soem yang dihadiri 400-an peserta, Rizqi Awal selaku ketua LDK DKM Unpad yang mengisi training pergaulan islam mengajak serta kepada peserta untuk berjanji menolak valentine’s Day. Kegiatan ini pun dilanjutkan ke SMAN 1 Jatinangor, dan lagi-lagi peserta bersepakat untuk menolak Valentine Day’s setelah memperhatikan training yang dibawakan Rizqi Awal.
Kegiatan ini, diakhiri dengan aksi damai cinta jatinangor Hizbut Tahrir Indonesia bersama Ummat. Kegiatan ini dilepas oleh Kapolsek Jatinangor dengan ditandai serah terima Ar-Royyah dari kapolsek Jatinangor kepada pimipinan Aksi. Aksi ini diisi oleh orasi-orasi oleh Hisyam Mansur,S.IP (HTI DPC Jatinangor/Presiden Komunitas Intelektual Perkotaan Jawa Barat), dilanjutkan Ust.Izzudin selaku ulama Sumedang, kemudian Rizqi Awal (Ketua LDK DKM Universitas Padjadjaran), Rahman Hakim, S.Si (Pakar Pendidikan/Staff Pengajar Pendidikan Al-Ma’soem) dan orasi diakhiri oleh Ust. Rudi Harjo, S.Pt selaku ketua HTI DPC Jatinangor. Pernyataan sikap disampaikan oleh Andre Husnari selaku ketua HTIKU dengan mengatakan bahwa solusi tuntas atas permasalahan ini hanya dapat dilakukan oleh negara dan itu hanya terwujud bila islam diterapkan sebagai aturan hidup. dan ditutup dengan Doa oleh KH Ali Bayinullah (Ulama Sumedang). Aksi ini berakhir dengan penandatanganan penolakan terhadap kehidupan pergaulan bebas oleh Kapolsek Jatinangor dan Ketua HTI DPC Jatinangor dan komponen ummat dan individu yang ikut serta dalam aksi tersebut.
MC membawakan aksi damai
MC membawakan aksi damai
Peserta Akhwat Pawai Damai
Peserta Akhwat Pawai Damai
Peserta ikhwan melakukan pawai damai
Peserta ikhwan melakukan pawai damai
Rizqi Awal, Ketua LDK DKM Unpad
Rizqi Awal, Ketua LDK DKM Unpad
Rudi harjo,SPt (Ketua HTI DPC Jatinangor)
Rudi harjo,SPt (Ketua HTI DPC Jatinangor)
Torehan Tanda tangan
Torehan Tanda tangan
Diposting oleh
FIRDAUS BIN MUSA
di
20.24
0
komentar
7/01/2009
BIODATA SANTRI
Madrasah Diniyyah Awwaliyah (MDA) Al-Jadid Padang Area
Jl. Sisinga Mangaraja.No. 30.Telp: 085274235223
Kel. Simp Haru. Kec. Padang Area
Kota Padang
BIODATA SANTRI
Nama Santri :
Jenis Kelamin :
Tempat/Tgl Lahir :
Anak Ke :
Sekolah Asal :
Alamat Lengkap :
Nama Orang Tua
Ayah :
Ibu :
Pendidikan Orang Tua
Ayah :
Ibu :
Pekerjaan orang tua
Ayah :
Ibu :
No Telp :
Pesan Orang Tua : ……………………………………………………
……………………………………………………
Guru,dan orang tua dua unsur Guru
Yang hendaknya saling melengkapi,
Serta saling memberikan peran yang
Besar untuk murid. Orang tua Murid
Diposting oleh
FIRDAUS BIN MUSA
di
01.01
0
komentar
IDEALNYA SEORANG DA’I DI ERA KOMUNIKASI TEKNOLOGI
A. Latar Belakang Masalah
Jika kita tilik sejarah zaman Rasulullah saw, Rasulullah mampu mencetak kader-kader dakwah yang ulung, yang kemantapan imannya tidak diragukan oleh lawan maupun kaum muslimin itu sendiri, bahkan hal ini terwarisi kegenersi sesudahnya beberapa tahun, kalau dibanding pada zaman sekarang sangat jauh bertolak belakang, yang notabennya era komunikasi teknologi, dimanakah letak kegagalan kita era sekarang yang tidak kita punya pada zaman dahulu, apakah konsepnya? Apakah metodenya? Ataukah hal lain yang mungkin perlu dimiliki oleh seorang da’i.
Atas dasar inilah kita perlu mempelajari metode dakwah pendahulu sekaligus mengintropeksi diri serta mengevaluasi kegiatan dakwah kita selama ini, agar apa yang selama ini yang jadi idaman semua umat manusia tercapai yakninya Baldatun, Toyyibatun, Warabbun Ghafuur, langkah ini kalau boleh meminjam istilah sekarang perlu manajemen dan planning yang matang, hal ini dengan mengkaji dari kemajuan dan kemunduran pada masa lampau.
Bukankah penyelenggaraan dakwah dari waktu kewaktu dan dari masa kemasa semakin komplek, seiring dengan kemajuan islam dan perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi dalam berbagai bidang kemajuan. Teknologi dan pengetahuan mampu merubah pola pikir dan sikap umat dalam merespon segala kejadian disekitarnya.
Pada satu sisi kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah banyak disalah gunakan manusia sehingga mereka melupakan tujuan utama dari kehidupan yaitu untuk mencapai keridhoan Allah SWT (Mardhatillah) akibat dari kesibukan mereka dalam mencari kepuasan duniawi telah menyita hampir seluruh dari waktu mereka, terjadilah kegersangan jiwa agama ditengah-tengah kehidupan umat manusia.
Untuk menanggulangi hal tersebut diatas perlu diusahakan berbagai alternatif untuk penyelenggaraan dakwah, sehingga dakwah cepat sampai kepada umat dengan tidak menyita banyak waktu , serta dakwah mampu menyentuh hati dan menyinari jiwa yang gersang dari agama Islam. (Abdurrahman, Lc Hal 3 1996)
Kalau kita lihat pula pada masa khalifah harun ar-rasyid berbagai macam cara beliau untuk memotivasi da’i, salah satu diantaranya ialah ketika khalifah mengirim surat kepada para wali (gubernur )nya beserta panglimanya isinya antara lain” agar para pejabat memberikan kepada para ulama, pelajar (cendikiawan ) hadiah, beliau berkata : barang siapa diantara kalian yang menghafal al-qur,an, meriwayatkan hadits dan mendalami ilmu syari’at islam serta menterjemahkan buku-buku dan meramaikan majelis ilmu dan tempat-tempat penididikan , maka catatlah ia sebagai pemenang yang mendapatkan hadiah sebesar seribu dinar. (Lihat dalam karangan Ibnu qutaibah”Al-Imamamh Wassiyasah Jilid. 1 Hal: 99)
Pada aba ke enam sultan nuruddin Muhammad zanky, didamaskus mendirikan madrasah cukup terkenal yaitu an-nuriyyah, sarana yang terdapat di madrasah ini antara lain perumahan untuk para pengajar, ruang-ruang besar untuk latihan ceramah, asrama tempat tinggal siswa, tempat peristirahatan siswa, demikian pula bagi khadam (pelayan ) disediakan pula tempat khusus, termasuk didalam wc nya, kamar mandi yang banyak. Lihat. (ustazd athiah al-ibrasi at-tarbiah al-islamiyyah,hal :71-74)
B. Rumusan Masalah
Pokok permasalahan yang perlu dikaji lebih dalam disini bagaimana Da’i mampu memadukan keunggulan Da’i zaman dahulu dengan zaman modern sekaligus Da’i era sekarang mampu memanfaatkan teknologi semaksimal mungkin, bagaimana Da’i bisa memahami bahasa Arab dan mampu berbahasa Arab lancar, bagaimana Da’i bisa mencontoh metode yang dilakukan oleh nabi saw, bagaimana Da’i fokus terhadap bidangnya ( tidak ikut dalam kancah politik), agar ia bisa memenuhi panggilan Allah SWT menjadi Khairu Ummah
1. Batasan Masalah
Da’i yang ideal itu berbeda-beda orang menilai dan menafsirkannya , maka dalam hal ini kami membatasi masalahnya hanya diperiode Rasulullah, khulafarasyidin dan khalifah Bani Abbasiyah, tidak lupa pendapat ulama, cendikiawan kontemporer serta masa perkembangan teknologi (……. M)
2. Penjelasan Judul
Judul ini didukung oleh beberapa istilah yang menurut hemat kami perlu penjelasan agar tidak terjadi salah pemahaman dalam menilai maksud dan tujuan
1. Dalam kamus bahasa Indonesia ideal artinya “sesuai dengan yang diharapkan”.
2. Da’i ialah sebutan bagi orang yang menyampaikan ceramah,atau orang yang melakukan aktivitas dakwah (subjek dakwah )
3. Era ialah zaman
4. Komunikasi ialah pertukaran informasi dari satu orang ke individu lain atau kelompok masyarakat atau Komunikasi artinya adalah berbagi. Kita berbagi dan saling bertukar minat, perasaan, pikiran, pendapat atau informasi dengan media rangkaian kode-kode, yang terbentuk sebagai sinyal dan simbol-simbol, yang dapat dimengerti dan dipergunakan oleh semua mitra komunikasi itu.
5. Teknologi yang dimaksud disini ialah alat elektronik yang mampu menjadi penyimpan bahan ceramah sekaligus alat untuk mempermudah penyajian materi ceramah berupa Laptop, TV, Radio, dan Internet dll.
6. Metode artinya cara, jalan, alat atau gaya. Dengan kata lain, metode berarti “jalan atau cara yang harus ditempuh untuk mencapai tujuan tertentu, atau juga disebut dengan cara, langkah, dan strategi.
7. Modern artinya baru.
8. Khulafarasyidin orang yang diberi petunjuk oleh allah SWT
9. Ulama ialah orang memiliki kedalaman ilmu keislaman sehingga dengan ilmunya itu orang terbimbing dari kegelapan kepada jalan yang terang benderang.
C. Tujuan dan Kegunaan Penelitian
1. Tujuan Penelitian
Tujuan yang hendak dicapai dalam mengajukan proposal ini adalah memenuhi panggilan Allah ;
Artinya:
Hai orang-orang yang beriman masuklah kamu kedalam islam secara keseluhan, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah shetan, sesungguhnya shetan itu musuh yang nyata bagimu(Al-Baqarah;208)
1. Bagaimana Da’i era modern mampu memadukan sisi keunggulan da’i zaman dahulu dengan sekarang.
2. Bagaimana Da’i era sekarang memanfaatkan teknologi semaksimal mungkin
3. Bagaimana Da’i mampu memenuhi panggilan Allah SWT menjadi Khairu Ummah
2. Kegunaan Penelitian
a. Kegunaan penelitian untuk melengkapi dan memenuhi persyaratan tugas metodologi penelitian semester empat tahun ajaran 2009 M / 2010 M.
b. Sebagai sumbangan pemikiran dalam menyukseskan da’I untuk berdakwah di ababd modern.
c. Untuk menambah ilmu dan wawasan penulis
D. Metode Penelitian
1. Jenis Penelitian
a. library Research (penelitian perpustakaan) yaitu penulis langsung ke perpustakaan untuk mengadakan penelitian, menganalisis berbagai macam sumber buku bacaan serta diskusi dengan pihak terkait guna mendapatkan data seobjektif mungkin.
2. Sumber Data
a. Data primer adalah data yang diperoleh langsung dari sumber utama yaitu pihak-pihak yang terlibat langsung dalam dakwah tersebut, hal ini khusus pada metode dakwah era modern.
b. Data sekunder adalah sumber penunjang atau pelengkap yaitu buku-buku referensi yang ada dan relevan dengan pembahasan yang penulis teliti.
3. Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data yang penulis pakai dalam pelaksanaan penelitian ini adalah:
a. Observasi yaitu pengamatan yang dilakukan secara sengaja dengan membaca berbagai macam sumber buku.
b. Dengan cara membuka situs-situs organisasi di internet
4. Teknik Analisis Data
Setelah data-data penulis peroleh, kemudian penulis olah dengan menggunakan beberapa metode yaitu:
a. Deduktif : Yaitu bertolak dari data yang bersifat umum untuk mendapatkan kesimpulan yang bersifat khusus.
b. Induktif : Yaitu hal-hal yanng bersifat khusus untuk mendapatkan kesimpulan yang bersifat umum.
c. Komparatif : Yaitu dengan cara memperbandingkan berbagai pendapat, dari hasil perbandingan tersebut ditarik suatu kesimpulan.
E. Sistematika Penulisan
Dalam rangka pembahas proposal ini agar terstruktur dengan baik, maka penulis mempedomani sistematika penulisan sebagai berikut;
Bab I ini merupakan Bab Pendahuluan yang terdiri dari;
A. Latar belakang.
B. Rumusan masalah.
C. Tujuan dan kegunaan penelitian.
D. Metode penelitian.
E. Sistematika penulisan.
Bab II ini akan Pembahasan tentang idealnya seorang da’i di Era komunikasi teknologi yang terdiri dari;
A. Pengertian Da,i dan hukum berdakwah berdasarkan Al-qur;an dan Hadits.
B. Metode-Metode dakwah
Metode dakwah Rasulullah
Metode dakwah khulafa rasyidin
Abu bakar siddiq
Umar bin khattab
Usman bin affan
Ali bin abi tholib
Metode dakwah khalifah bani umayyah
Muawiyah bin Abu Sufyan
Abdul Malik bin Marwan
Al-Walid bin Abdul Malik
Umar bin Abdul Aziz
Metode dakwah bani abbasiyyah
Harun al-Rasyid (786-809)
Al-Ma'mun (813-833)
Metode Dakwah para pembaharu
Ibnu Taimiyyah
Muhammad Abdul wahhab ( gerakan wahabiyyah )
Muhammaad Abduh dan Rasyid Ridho
Hasan Al-bana (Ikhwanul Muslimin )
Taqiyyudin An-Nabany (Hizbut Tahrir )
C. Sarana Da.i di Era Modern serta penggunaannya.
a. Radio
b. TV
c. Laptop
d. Internet
D. Da’i yang ideal di era komunikasi teknologi.
1. Ditinjau dari segi Komunikator
2. Ditinjau dari segi Pesan
3. Ditinjau dari segi Komunikan
4. Dinjau dari segi Metode
5. Ditinjau dari segi Media
6. Ditinjau dari segi Tujuan
BAB III Tantangan Da’i di Era Modern
A. Intern
1. Diri Pribadi
2. Keluarga
B. Ekstern
a) Bangsa Yahudi
b) Media
c) Masyarakat
d) Pemerintah
BAB IV Penutup terdiri dari Kesimpulan dan saran
OUT LINE
BAB I : PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
B. Rumusan Masalah
C. Tujuan dan Kegunaan Penelitian
D. Metode Penelitian
E. Sistematika Penulisan
BAB II : PENGERTIAN DA’I
A. Pengertian da’i dan hukum berdakwah berdasarkan Al-qur;an dan Hadits
B. Metode-Metode dakwah
C . Sarana Da.i di Era Modern serta penggunaannya.
BAB III TANTANGAN DA’I DI ERA MODERN
Intern
Ekstern
BAB II1 : PENUTUP
A. Kesimpulan
B. Saran
DAFTAR PUSTAKA
DAFTAR PUSTAKA
Ahmad, Amrullah. Dakwah sebagai ilmu sebuah pendekatan epistomologi islam,Yogyakarta: 1994
Hazin, Nur Khalif. Kamus Lengkap Bahasa Indonesia, Surabaya: Terbit Terang, 2004
Departemen Agama RI. Al-quran dan Terjemahnya , Semarang: Thoha Putra, 1989
Dr. Aidh bin ‘abdullah al-qarni. Terjemahan Dari Kitab Tsalasuuna Waqfatan Fii Fannid Da’wati (30 Renungan Seni Berdakwah ) diterjemahkan oleh: Bahrun abu bakar ihsan zubaidi, lc, Bandung, Sinar Baru Algensindo, 2005
Al-bana, Hasan . Menuju Masyarakat Madani , Diterjemahkan oleh Geys At-Tamimi, Surabaya: Pustaka Progressif, 1993
Tarmudji, tarsis , Metoda Dan Media Penyajian Materi, Yogyakarta: Liberty , 1996
Pimpinan Pusat Muhammadiyyah, Dakwah Kultural Muhammadiyyah, Yogyakarta : Suara Muhammadiyyah, 2005
Diposting oleh
FIRDAUS BIN MUSA
di
00.59
0
komentar
6/22/2009
Riwayat hidup
Diposting oleh
FIRDAUS BIN MUSA
di
00.27
0
komentar
STRATEGI DAKWAH ISLAM
oleh firdaus bin musaBAB I
PENDAHULUAN
STRATEGI DAKWAH ISLAM
A. QS. ALI IMRAN AYAT 159
Artimya :
Maka disebab rahmat Allahlah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka, sekiranya kamu berdiksap keras lagi berhati kasar tentulah mereka akan menjauhkan diri dari sekelilingmu, karena itu karena itu maafkanlah mereka dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu, kemudian apabila kamu telah berbulat tekad, maka bertawakAllah kepada Allah sesungguhnya Allah menyukai orang yang bertawakal kepada Allah swt ( Qs Ali Imran : 159 )
Penjelasan
Ayat ini menjelaskam bahwasanya pada peperangan sahabat melakukan kesalahan yang berakibat kekalahan, Namun sekalipun demikian nabi tetap berlaku lemah lembut ini lantaran nabi diberikan rahmat oleh Allah swt.
Allah swt memberikan rahmat kepada nabi Muhammad kedalam hati dan dada nabi, dan sebelumnya beliau telah dibekali budi pekerti yang luhur sesuai dengan al-Qur’an, disamping hikmah-hikmah yang agung dengan demikian musibah yang dirasakan oleh nabi terasa enteng dan ringan dirasakan.
Allah memuji nabi dalam berbagai ayat al-Qur’an
Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung.
Dan firmannya dalan Qs at-taubah ayat 128
Sesungguhnya telah datang kepadamu seorang rasul dari kaummu sendiri, berat terasa penderitaannya, sangat menginginkan keimanan dan keselamatan bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin.
Andai engkau muhammad bersikap kasar dan galak dalam muamalah dengan mereka niscaya mereka bercerai meninggalkan engkau, sehingga engkau tidak bisa menyampaikan hidayah dan bimbingan kepada mereka kepada jalan yang lurus.
Karena maksud dan tujuan utama diutusnya para rasul ialah untuk menyampaikan syariat Allah kepada umat manusia.
Hal itu jelas tidak akan tercapai selain mereka bersimpati kepada pada para rasul, dan jika mereka merasa tenang dengan para rasul.
Terwujud nilai semua dosa yang dilakukan oleh seseorang, serta memaafkan kesalahan-kesaalahannya, rasul haruslah bersikap lemah lembut terhadap orang yang berbuat dosa, membimbingnya kearah kebaikan, berdikap belas kasih, lantaran dia sangat membutuhkan bimbingan dan hidayah.
Jalan musyawarah dengan mereka, yang seperti biasanya engkau lakukan dalam kejadian-kejadian, berpegang teguhlah kepadanya, meski mereka berpendapat salah dalam musyawatah.
Konsekwensi untuk mendidik mereka jangan sampai hanya menuruti pendapat seorang pemimpin saja, meski mendapat pemimpin itu benar dan terhormat pada permulaan dan masa depan pemerintahan mereka.
Bahaya yang timbul sebagai akibat dari penyerahan masalah umat terhadap pendapat perseorangan, bagaimanapun kebenaran pendapat itu akibatnya akan lebih berbahaya dibandingkan menyerahkan urusan kepada pendapat umum.
Bahwa dalam musyawarah silang pendapat selalu terbuka oleh sebab itu Allah memerintah nabi agar memantapkan peraturan itu, dan mempraktekkannya dengan cara yang baik, bersikap tenang dan hati-hati.
Musyawarah dalam Islam dan faedah-faedahmya, Musyawarah banyak mengandung manfaat diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Melalui musyawarah dapat diketahui kadar akal, pemahaman, kadar kecintaan dan keikhlasan terhadap kemaslahatan umum.
2. Kemampuam akal manusia itu bertingkat-tingkat, dan jalan berfikirnyapun berbeda-beda.
3. Semua pendapat dalam musyawarah diuji kemampuannya
4. Didalam musyawarah akan tampak bertautnya hati untuk mensukseskan suatu upaya dan kesepakatan hati.
Apabila hatimu telah bulat mengerjakan sesuatu bertakwalah kepada Allah.
Serahkanlah segala sesuatu kepadanya, setelah mempersiapkan diri dan memiliki sarana yang cukup untuk meniti sebab-sebab yang telah dijadikan oleh Allah swt.
Hanya kepada Allah mereka mempercayakan segala urusannya. Maka Allah menolong dan membimbing mereka kepada yang lebih baik, sesuai dengan pengertian kata Yuhibbu ( cinta ) ini.
Dalam ayat ini terkandung bimbingan terhadap kaum muallaf.
Menurut pendapat Imam Al-Razi ayat ini menunjukkan bahwa pengertian tawakal bukan berarti manusia harus melupakan andil dirinya seperti yang dikatakan kaum Jualah.
B. QS ANNISA ‘: AYAT 63
artinya :
Mereka itu adalah orang-orang yang Allah mengetahui apa yang ada didalam hati mereka, karena itu berpalinglah dari mereka, dan berilah mereka pelajaran, katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa. (Qs Annisa’ayat 63 )
Tidak kami mengutus seorang rasul kepada suatu umat sebelummu dan sebelum kaummu melainkan dengan bahasa kaumnya yang diutus kepada mereka agar dia dapat memahami dengan mudah larangan dan perintah menegakkan hujjah atas mereka, dan mematahkan uzur mereka, al-Qur’an yang dibacakan kepada mereka ini telah dibawa oleh Rasulullah dengan bahasa mereka dan mematahkan udzur apakah yang mereka miliki untuk tidak mau memahaminya agar mengetahui apa yang dikandungnya, dan apa yang mengahalanginya untuk mengkajinya agar mengetahui apa yang di kandungnya seperti berbagai hikmah, dan hukum halal haram serta perbaikan bagi tatanan masyarakat sehingga memperoleh kebahagiaan didunia dan diakhirat.
Meskipun nabi Muhammad diutus kepada seluruh manusia yang berlainan bahasa dengan kaumnya, namun lebih utama bahasa yang beliau pakai di banding dengan pengutusan beliau kepada kaum lain, dengan bahasa mereka sendiri, sehingga ajaran tersebut sama-sama mereka pahami.
Sekiranya ajaran tersebut disampaikan dengan banyak bahasa kaumnya, tentu beliau akan kerepotan mempelajari bahasa- bahasa tersebut.
Dan hal itu juga akan menjadi pangkal perselisihan dan membuka pintu pertikaian ini disebabkan setiap umat akan mengakui makna-makna ajaran bahasa mereka yang tidak diketahui umat yang lain, kemudian yang lain akan mengalami penyimpangan dan penyelewengan akibat pengakuan bathil yang yang dilakukan oleh orang-orang yang fanatik terhadapa bahasa mereka sendiri.
Setelah dijelaskan bahwa manusia tidak memiliki udzur, untuk tidak memahami syari’atnya , kemudian Allah menerangkan bahwa pemberian hidayah dan penyesatan itu berada dalam kekuasaan dan kehendak Allah.
C. Qs IBRAHIM AYAT 04
Kami tidak mengutus seorang rasulpun, melainkan dengan bahasa kaumnya supaya ia dapat memberi penjelasan dengan terang kepada mereka
Manusia terbagi dalam dua golongan diberi petunjuk oleh Allah swt, hatinya diterangi dadanya dibukakan untuk menerima Islam, lalu mengikuti jalan lurus dan golongan yang hatinya tertutup oleh kesesatan, karena selalu mengerjakan dosa dan maksiat masing-masing golongan ini dengan takdir dan kehendak Allah swt, tidak ada yang menolak ketetapannya dan tidak pula ada yang dapat menggugat keputusan hukumnya .dia maha perkasa tidak ada yang dapat mengalahkan kehendaknya, apapun bentuk hukumnya ia tetapkan, sudah pasti baik untuk kemaslahatan manusia.
D. QS THAHA AYAT 44
Maka berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut, Mudah-mudahan ia ingat atau takut".
Pada ayat ini Allah menganjurkan kepada Musa dan Harun As, bagaimana cara menghadapi fir’aun yaitu dengan kata-kata yang halus dan ucapan yang lemah-lembut, seseorang yang dihadapi dengan demikian akan berkesan dihatinya dan cenderung menyambut baik dan menerima dakwah yang diserukan kepadanya, cara seperti ini di firmankan Allah swt kepada nabi Muhammad saw, seperti dalam Qs An-Nahl 125
Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah[845] dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.
Sebaliknya kalau seseorang yang dihadapi dengan kekerasan dan dengan membentak jangankan akan takluk dan tunduk, malahan ia akan menentang dan menjauhkan diri sebagaimana yang dinyatakan oleh Allah SWT dalam Qs Ali Imran ayat 159
Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu Berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. karena itu ma'afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka
Selain petunjuk Allah kepada musa dan saudaranya, supaya mereka bersikap lemah lembut menghadapi fir’aun sebagaimana dikisahkan Allah swt dalam Qs An-Naziyat ayat 18-19.
Dan Katakanlah (kepada Fir'aun): "Adakah keinginan bagimu untuk membersihkan diri (dari kesesatan)".Dan kamu akan kupimpin ke jalan Tuhanmu agar supaya kamu takut kepada-Nya?
BAB II
PENUTUP
KESIMPULAN
Dalam Qs Ibrahim strategi dakwah yang dapat kita simpulkan ialah dengan cara, lemah dan lembut, disaat kapan dan dimanapun, Nabi tetap berlaku lemah lembut disaat orang awam kemungkinan besar tidak akan mampu berlemah lembut (peperangan ), ini lantaran nabi diberikan rahmat oleh Allah swt.
Anda nabi Muhammad bersikap kasar dan galak dalam muamalah dengan mereka niscaya mereka bercerai meninggalkan engkau, sehingga engkau tidak bisa menyampaikan hidayah dan bimbingan kepada mereka kepada jalan yang lurus.
Karena maksud dan tujuan utama diutusnya para rasul ialah untuk menyampaikan syariat Allah kepada umat manusia, sedangkan hidayah adalah hak Allah
Strategi dakwah dalam Qs Ibrahim Ayat 4 ialah dalam menyampaikan dakwah materinya hendaklah yang berbekas dijiwa para mad’u, serta banyak menggunakan bahasa orang yang mendominasi dari mad’u artinya kita harus banyak mengetahui latar belakang orang yang akan didakwahi.
Pada Qs Thoha 44 ini Allah menganjurkan kepada Musa dan Harun As, bagaimana cara menghadapi fir’aun yaitu dengan kata-kata yang halus dan ucapan yang lemah-lembut, seseorang yang dihadapi dengan demikian akan berkesan dihatinya dan cenderung menyambut baik dan menerima dakwah yang diserukan kepadanya, cara seperti ini di firmankan Allah swt kepada nabi Muhammad saw, seperti dalam Qs An-Nahl 125
Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah[845] dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.
KRITIK DAN SARAN
Alhamdulillah makalah selesai, dengan kesimpulan dari pemakalah seperti yang diatas, namun pemakalah berharap sangat masukan dan kritikan dan saran sebab pemakalah belum memaksimalkan dalam pengambilan rujukan, atas kritik dan sarannya pemakalah ucapkan banyak terima kasih.
DAFTAR PUSTAKA
Rasyidi, Anwar. Umar Sitanggal, Anshori. Ali hery Noer. Abu bakar, Bahrun.(1998), Semarang CV Thoha Putra.
Hafizh Dasuki, AH. Mz, Al Human. Yuhardi, Badri. Thohar, M Shohib. Sya’roni, Mazmur. Surur, Buyamin. (1990 ) Yogyakarta, PT Dana bani wakaf.
Diposting oleh
FIRDAUS BIN MUSA
di
00.23
0
komentar
proposal biaya siawa
Bismillahirrahmaanirrahiim batuang bajawek, 28 juni 2009 No : Istimewa Hal : Mohon Bantuan Dana Pendidikan (Beasiswa) Lam : 5 lembar Kepada Yang Terhormat, Bapak Bupati Solok Selatan Di Tempat Assalamu’alaikum Wr.Wb. Teriring do’a dan harapan saya semoga Bapak selalu berada dalam keadaan sehat wal’afiat dan sukses dalam beribadah dan menjalankan aktifitas sehari-hari. Amien Ya Rabbal Alamin..! Saya yang bertanda tangan dibawah ini : Nama : firdaus bin musa Temp.tgl lahir : sungai kalu ii/02 /03/1988 Alamat Asal : batuang bajawek, kec koto parik adang diateh, kab. solsel Pendidikan : Mahasiswa IAIN Imam Bonjol Padang Fakultas/Jurusan : dakwah/komunikasi penyiaran islam (kpi) Program Studi : Strata 1 (S1) NIM / Semester : 207. 079/ v Alamat di Padang : Jl. M. Yunus Lubuk Lintah No.2 RT I/RW II Kec.Kuranji Padang Dengan ini mengajukan permohonan kepada Bapak agar dapat memberikan bantuan biaya pendidikan berupa Beasiswa demi kelancaran kuliah saya pada semester V(Empat) hingga semester akhir (VIII) nantinya di IAIN Imam Bonjol Padang. Adapun selama kuliah di IAIN Imam Bonjol Padang, saya selalu mengalami kesulitan dalam membayar uang SPP dan memenuhi perlengkapan kuliah, seperti buku dan makalah serta ketentuan kuliah pokok lainnya, sehingga sering tidak efektif dalam menjalankan perkuliahan. Hal ini menjadi kendala yang berarti bagi saya dalam melangsungkan pendidikan di IAIN Imam Bonjol Padang. Selama ini saya hanya mengharapkan bantuan dari pihak-pihak yang merasa peduli dengan pendidikan saya, sebab orang tua dan keluarga saya tidak memiliki kemampuan dalam membantu biaya kuliah yang saya butuhkan. Maka dari itu saya sangat megharapkan perhatian dan bantuan dari Bapak, agar saya bisa meneruskan proses perkuliahan dengan lancar di IAIN Imam Bonjol Padang. Adapun sebagai bahan pertimbangan bagi Bapak, maka saya lampirkan hal-hal sebagai berikut : 1. Proposal rincian biaya kuliah dari semester IV sampai VIII 2. Foto copy surat keterangan Tidak Mampu (SKTM) 3. Foto copy surat keterangan aktif kuliah 4. Foto copy trankrip nilai (KHS) semester I dan II 5. Daftar Riwayat Hidup Demikianlah permihonan ini saya buat dengan sesungguhnya, besar harapan saya, agar Bapak dapat mengabulkannya. Atas perhatian dan bantuan yang Bapak berikan semoga bernilai ibadah disisi Allah SWT. Amin Ya Rabbal’alamin. Akhir kata saya ucapkan terima kasih. Billahittaufiq, Wassalmu’alaikum Wr.Wb. Hormat saya, Pemohon firdaus bin musa NIM: 207.079 Bismillahirrahmaanirrahiim Bukit Sikumpa, 4 Maret 2009 No : Istimewa Hal : Mohon Bantuan Dana Pendidikan (Beasiswa) Lam : 5 lembar Kepada Yang Terhormat, Bapak Kepala kantor Departemen agama Solok selatan Di Tempat Assalamu’alaikum Wr.Wb. Teriring do’a dan harapan saya semoga Bapak selalu berada dalam keadaan sehat wal’afiat dan sukses dalam beribadah dan menjalankan aktifitas sehari-hari. Amien Ya Rabbal Alamin..! Saya yang bertanda tangan dibawah ini : Nama : firdaus bin musa Temp.tgl lahir : sungai kalu ii/02 /03/1988 Alamat Asal : batuang bajawek, kec koto parik adang diateh, kab. solsel Pendidikan : Mahasiswa IAIN Imam Bonjol Padang Fakultas/Jurusan : dakwah/komunikasi penyiaran islam (kpi) Program Studi : Strata 1 (S1) NIM / Semester : 207. 079/ v Alamat di Padang : Jl. M. Yunus Lubuk Lintah No.2 RT I/RW II Kec.Kuranji Padang Dengan ini mengajukan permohonan kepada Bapak agar dapat memberikan bantuan biaya pendidikan berupa Beasiswa demi kelancaran kuliah saya pada semester IV(Empat) hingga semester akhir (VIII) nantinya di IAIN Imam Bonjol Padang. Bismillahirrahmaanirrahiim padang, 28 juni 2009 m No : Istimewa Hal : Mohon Bantuan Dana Pendidikan (Beasiswa) Lam : 5 lembar Kepada Yang Terhormat, Bapak Kepala kantor Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Solok Selatan Di Tempat Assalamu’alaikum Wr.Wb. Teriring do’a dan harapan saya semoga Bapak selalu berada dalam keadaan sehat wal’afiat dan sukses dalam beribadah dan menjalankan aktifitas sehari-hari. Amien Ya Rabbal Alamin..! Saya yang bertanda tangan dibawah ini : Nama : Wilna Guspawati Temp.tgl lahir : Bukit Sikumpa/ 11 Januari 1989 Alamat Asal : Jorong Bukit Sikumpa ,Nagari Pauh Duo nan batigo Kecamatan Alam Pauh Duo Pendidikan : Mahasiswa IAIN Imam Bonjol Padang Fakultas/Jurusan : Tarbiyah / Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Program Studi : Strata 1 (S1) NIM / Semester : 407. 050/ III Alamat di Padang : Jl. M. Yunus Lubuk Lintah No.2 RT I/RW II Kec.Kuranji Padang Dengan ini mengajukan permohonan kepada Bapak agar dapat memberikan bantuan biaya pendidikan berupa Beasiswa demi kelancaran kuliah saya pada semester IV(Empat) hingga semester akhir (VIII) nantinya di IAIN Imam Bonjol Padang. Bismillahirrahmaanirrahiim Bukit Sikumpa, 4 Maret 2009 No : Istimewa Hal : Mohon Bantuan Dana Pendidikan (Beasiswa) Lam : 5 lembar Kepada Yang Terhormat, Bapak ……………………… Di Tempat Assalamu’alaikum Wr.Wb. Teriring do’a dan harapan saya semoga Bapak selalu berada dalam keadaan sehat wal’afiat dan sukses dalam beribadah dan menjalankan aktifitas sehari-hari. Amien Ya Rabbal Alamin..! Saya yang bertanda tangan dibawah ini : Nama : Wilna Guspawati Temp.tgl lahir : Bukit Sikumpa/ 11 Januari 1989 Alamat Asal : Jorong Bukit Sikumpa ,Nagari Alam Pauh Duo nan batigo Kecamatan Pauh Duo Pendidikan : Mahasiswa IAIN Imam Bonjol Padang Fakultas/Jurusan : Tarbiyah / Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Program Studi : Strata 1 (S1) NIM / Semester : 407. 050/ III Alamat di Padang : Jl. M. Yunus Lubuk Lintah No.2 RT I/RW II Kec.Kuranji Padang Dengan ini mengajukan permohonan kepada Bapak agar dapat memberikan bantuan biaya pendidikan berupa Beasiswa demi kelancaran kuliah saya pada semester IV(Empat) hingga semester akhir (VIII) nantinya di IAIN Imam Bonjol Padang. Daftar Riwayat Hidup Nama : Wilna Guspawati TTL : Bukit Sikumpa, 11 Januari 1989 Alamat : Jorong Bukit Sikumpa Nagari Alam Pauh Duo Nan batigo Kecamatan Pauh Duo Kabupaten Solok Selatan Jenis kelamin : Perempuan JumLah Saudara : 6 orang Jenjang pendidikan : - SD 32 ampalu - MTsN Pekan selasa - MAN Muaralabuh Pendidikan Sekarang: - Jurusan Pendidikan Bahasa Arab - Fakultas Tarbiyah - IAIN IMAM BONJOL PADANG - Program Strata 1 (S1) Nama Orang Tua Nama ayah : Rusdi Agama : Islam Pendidikan : SLTP Pekerjaan : Tani Suku : Panai Nama Ibu : Armainis Agama : Islam Pendidikan : SD Pekerjaan : Tani Suku : Melayu PRESTASI YANG PERNAH DIRAIH SD : Juara Kelas MTsN : Juara Kelas MAN : Juara Kelas dan Juara Umum Juara II lomba pidato Bahasa Arab tingkat MA sekabupaten Solok Selatan dalam rangka Hari Amal Bakti (HAB) DEPAG ke 60 thn 2006 Juara I lomba MTQ remaja tingkat daerah tahun 2004 PENGALAMAN ORGANISASI Sekretaris OSIS MAN I MuaraLabuh Thn 2005/2006 Sekretaris Eksekutif Lembaga Pusat Kajian dan Pelatihan CADIAK ( Cerdas, Aktif, Dinamis, Islami, Akrab, Kreatif) Thn 2009-2010 Sekretaris Ikatan Mahasiswa Muara Labuh (IKAMMA) Thn 2009-2010 Sekretaris Koordinator Semester Mahasiswa ( KOSMA) Pendidikan Bahasa Arab Thn 2009
Diposting oleh
FIRDAUS BIN MUSA
di
00.21
0
komentar

